350 Unit Rumah Dan 205 Ha Sawah Terendam Banjir di Desa Pematang Ganjang

Sergai,Sinarsergai.com – Dampak jebolnya tanggul yang berada di Desa Sei Belutu Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), 350 unit rumah milik warga Desa Pematang Ganjang mengalami terendam banjir berikut seluas 205 hektar sawah yang baru ditanami padi. Air memasuki rumah dan sawah warga baru diketahui pada Kamis (11/6/2020) sekira pukul 14.10 Wib. Saat hujan turun dengan lebatnya, desa ini tidak mengalami kebanjiran namun sore ini tiba-tiba air membanjiri rumah dan sawah warga.

Nah setelah dilakukan pengecekan, kuat dugaan ini disebabkan banjir kiriman dari gunung dan jebolnya tanggul di Desa Sei ABelutu kata Kaur Desa Pematang Ganjang Wagiono via telepon seluler. Data ini hanya sementara yang diterima dari laporan Kepala Dusun V dan untuk dusun lain masih dalam pendataan.

Akibat banjir ini sebutnya, masyarakat mengalami kesulitan melaksanakan aktivitas sehari-hari bahkan ada satu unit sekolah dasar Inpres yang turut mengalami kebanjiran. Air masih diprediksi akan terus meningkat terus karena tanggul belum selesai diperbaiki. Aliran dari atas mengalir kebawah salah satunya Desa Pematang Ganjang sebagai dampak tersebut.

Salah satu ibu rumah tangga menatapi air yang mengenangi halaman dan rumahnya di Desa Pematang Ganjang Kecamatan Sei Rampah,Kamis (11/6/2020)

Menurut hasil pantauan di lapangan kata Wugiono, hingga saat ini belum ada warga yang melakukan pengungsian dan kerugian yang dialami oleh warga akibat sawah yang baru ditanami padi terendam belum dapat diketahui secara pasti dan akan kembali dihitung bersama pemiliknya.

Ia berharap dan berdo’a agar air yang mengenangi rumah dan sawah warga segera surut sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktivitas seperti biasanya. Ungkapnya.(R-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *