Melirik Gaya Kepemimpinan Bupati Batubara Selama Dua Tahun (Catatan Zulkifli Redaktur Sinarsergai.com)

Refleksi dua tahun kepemimpinan Bupati Batubara Ir Zahir telah memfokuskan targetnya terhadap infrastruktur jalan di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut). Kurun waktu dua tahun setelah dilantik pada Kamis (27/12/2018) oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Zahir sudah menuntas perbaikan jalan sepanjang 345,626 KM.

Bukan tanpa alasan, Zahir melirik untuk fokus di bidang infrastruktur jalan, karena jalan merupakan lokomotif untuk menggerakan pembangunan ekonomi bukan hanya di perkotaan tetapi juga di wilayah pedesaan. Berdasarkan data yang dilansir dari Dinas PUPR Batubara, panjang jalan secara keseluruhan di Batubara berkisar 773,639 Kilometer yang terbagi diantaranya atas jalan negara 78,91 KM, jalan Provinsi 55,65 Kilometer dan jalan kewenagan kabupaten Batubara mencapai sepanjang 639,079 Kilometer.

Dari angka itu, pembangunan infrastruktur jalan menjadi kewenangan Pemkab Batubara untuk menuntaskannya sepanjang 345,626 KM, atau 54 persen badan jalan yang sudah rampung dibangun dengan menggunakan Dana Alokasi Khusu (DAK) dan juga Dana PEN sebagai pinjaman dari pihak pusat. “Bupati Zahir menargetkan pada tahun 2023 sudah tidak ada lagi jalan rusak di Batubara,” kata Faisal Nasution dari Dinas PUPR Batubara, Rabu, (13/7/ 2021).

Pada tahun 2019, Pemkab Batubara sudah membangun infrastruktur jalan 52 Km, sedangkan pada tahun 2020 Pemkab membangun jalan 82 KM, jadi total yang sudah dibangun berkisar 134 KM,” kata Khairul Anwar belum lama ini. Terkait jumlah anggaran, Khairul menjelaskan hal itu sudah menjadi beban anggaran APBD Batubara sesuai dengan target Bupati Zahir yang ingin wilayahnya bebas dari jalan yang rusak.

Sejalan dengan perbaikan jalan sebagai urat nadi pembangunan ternyata pada akhir 2020 lalu BPS melaporkan peningkatan kondisi baik pada jalan kewenangan Kabupaten Batubara disebabkan karena adanya upaya-upaya perbaikan dibeberapa ruas jalan dari Pemkab Batubara, dengan presentase 54 % jalan dalam kondisi bagus, 24 % dalam kondisi rusak berat, 18 %  sedang, 4 % jalan dalam kondisi rusak biasa.

(Kadis PUPR Kabupaten Batubara Khairul Anwar)

Dari presentase itu, BPS menyimpulkan, dari fase dua tahun pembagunan jalan di era kepemimpinan Zahir, terdapat perubahan peningkatan capaian 47.485 Km. Demkian juga tingkat kerusakan jalan sedikit bertambah bersamaan lajunya perbaikan.

Untuk membenahi 46 % jalan yang kini masih dalam status tidak baik, Faisal menganalisis akan membutuhkan dana hingga sekitar 300 miliar. Angka itu akan dialokasikan hingga selesai masa kepemimpinan bupati di tahun 2023 ini.

“Dengan dana 300 miliar hingga pada akhir 2023 pembangunan jalan bisa tuntas 100% (mulus). Dana 300 miliar itu bisa saja diperoleh secara multiyear atau setiap tahunnya melalui dana alokasi khusus (DAK) bersama dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” kata Faisal akhir 2023 seluruh jalan di Batu Bara bila areal tak melintang, 100% jalan tuntas lampaui target 82%,” inyaAllah” katanya.

Lebih lanjut Faisal meyakini, pihaknya di PUPR akan terus melakukan berbagai upaya untuk menuntaskan persoalan infrastruktur jalan di Batubara, meskipun saat ini indonesia tengah dilanda pandemi virus Covid-19,” ujarnya.

Selain upaya itu, Dinas PUPR Batubara juga terus berupaya melakukan perawatan pada status jalan kabupaten yang sudah dalam kondisi baik tetap baik, dengan memelihara jalan tersebut dengan dana rutin tiap tahun. “Karena selama ini kita berupaya tidak hanya jalan rusak menjadi baik, tapi juga tetap menjaga kualitas jalan dalam kondisi baik, tetap menjadi baik,” ungkap Faisal.

Dalam menyikapi lajunya kerusakan jalan, Faisal mengatakan tingkat kerusakan jalan akan terus ditekan dinas PUPR dan laju perbaikan jalan juga akan terus dipacu, cara memacunya, dengan menjaga jalan yang bagus tetap bagus melalui pemeliharaan. Bersamaan dengan itu juga pihaknya akan terus berperan dalam mengatur regulasi dan perilaku pengguna jalan dengan bekerja sama dengan dinas Perhubungan (Dishub) Batubara.

Menurutnya pengawasan beban muatan angkutan pada barang bagi truk yang melebihi kapasitas tonase sesuai aturan yang berlaku, merupakan salah satu upaya untuk menjaga jalan senantiasa dalam kondisi mantap.

Seperti membagun Portal jalan pada sejumlah titik yang menjadi kewenagan kabupaten, dengan diaktifkannya portal belakangan ini pada sejumlah jalan bertujuan untuk pengawasan terhadap kendaraan bermuatan melebihi kapasitas. Disamping Pemasangan portal itu juga untuk menghadang truk yang selama ini merusak jalan. “Hal itu tidak lepas dari kerjasama antara dinas PUPR dengan dinas Perhubungan Kabupaten Batubara,” pungkasnya.

Melihat gaya kepemimpinan Bupati, untuk mewujudkan visi misinya sebagai masyarakat industri, Zahir ini nampaknya menitik beratkan beratkan pembangunan Batubara melalui infrastruktur jalan, sehingga secara berlahan perekonomian masyarakat pelan- pelan juga akan meningkat. ****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *