Berhati-hatilah! Harta, Tahta, Dan Wanita Bisa Buat Orang Lupa Keluarga, Begini Pendapat Ustad Sule

Alhamdulillah, Allah SWT masih mempertemukan kita dengan bulan Syawal, hari kemenangan telah tiba “Idul Fitri” bagi semua ummat Islam bersuka ria, mengunjungi sanak famili, mudik ke kampung halaman, dan tradisi yang luar biasa, sungkeman saling bermaaf maafan.

Dan ini adalah hal yang sangat diperintahkan dalam agama, menyambung silaturahim, bahkan wajib hukumnya. Sebuah hadist dari Jubair bin muth’im dia berkata, Rasulullah SAW bersabda : tidak akan masuk ke dalam Syurga seseorang yang memutuskan silaturahim ( muttafaqun alaihi)

Hal ini menjadi landasan kuat betapa pentingnya menjaga silaturahim itu. Namun sayangnya, berapa banyak hari ini orang yang tidak baik hubungan, bahkan yang sangat disayangkan, tak sedikit saudara sekandung, sedarah, saling bermusuhan. Hal ini disampaikan

Menurut Ketua Majelis Ilmu Mubaligh Mubaligah Baru (MIMBAR) Sergai Ustad Sulaiman yang akrab disapa Sule, ada 3 hal besar yang bisa memutuskan silaturahim tersebut sebagaimana dibawah ini:

1. Harta

Hemm.. sudah tidak mengherankan lagi dengan harta yang sering menjadi rebutan dn perkelahian. Warisan sering menjadi masalah bagi anak-anak ketika meninggal orang tuanya, adik bunuh abang, hal ini disalah satu penyebabnya anak tertua ingin menguasai semua harta, atau banyak contoh lainnya. Dan lebih parahnya, belum kering kuburan sang ayah maupun ibunya, anak yang ditinggalkan sudah berseteru dengan harta warisan itu, Nauzubillah.

(Foto hanya ilustrasi)

2. Tahta

Yaps.. ingat kisah Nabi Yusuf.. ketika dia bercerita dengan ayahnya Nabi Ya’kub bahwa Bulan, Bintang dan Matahari tunduk kepadanya. Lalu ayah nya berkata, Yusuf anak ku, kelak engkau akan menjadi seorang pemimpin, Yusuf jangan ceritakan ini dengan saudara-saudara mu, nanti mereka akan mencelakakan mu.

Tapi, kata Ustad Sule, ternyata saudara nya mendengar, lalu dengan berbagai alasan saudara nya meminta kepada ayahnya, untuk mengizinkan mereka membawa Yusuf menggembala Domba. Nah, saat itu terasa berat hati Nabi Ya’kub, karena melihat hal yang aneh dari saudara-saudaranya, tapi akhirnya permintaan anaknya diizinkan untuk dibawa Nabi Yususf mengembala Domba. Firasat kurang baik yang dirasakan oleh nabi Ya’kub tersebut ternyata terjadi, dimana Nabi Yusuf sesampainya di lapangan luas, Yususf dicampakkan oleh saudara-saudara ke dalam Sumur.

Kisah ini mewakili begitu banyak cerita, bahwa tak sedikit orang hancur justru di buat oleh saudaranya sendiri, mungkin karena iri, merasa gak senang dengan suksesnya sang adik, sang abang atau pun seorang kakak  perempuan.

Hello, kita yang bersaudara sedarah harusnya saling support untuk sama-sama sukses dan bukan malah saling menjatuhkan.

3. Wanita

Klau yang ini sih ujian yang luar biasa. Banyak sich wanita cantik wajahnya, tapi hatinya? Ujian wanita ini tentunya sangat berat. Coba lihat ketika seorang pria menikah dengan wanita yang dicintainya dan akhirnya dia melupakan orangtuanya, tidak akur dengan abang tua dan adiknya.

Saudara ku, istri mu itu memang wajib engkau bahagiakan, engkau cintai dan sayangi.Tapi ingat jangan karenanya, engkau melupakan bakti mu kepada kedua orang tua mu, dan jangan sampai engkau memutuskan silaturahim dengan saudara-saudara kandung mu.

Semoga di hari Idul Fitri tahun ini, kita bisa memperbaiki hubungan silaturahim kepada orang-orang yang selama ini jauh dengan kita dan semakin mempererat hubungan terhadap orang-orang yang sudah dekat dengan kita. Semoga memberi manfaat dan menambah keimanan kita semua.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *