Jika Ingin Sukses, Buat Baik Kepada Kedua Orangtua Hingga Ajal Menjemput, Simak Penjelasan Ustad Julis Sanjaya S.PdI

Kedua orangtua merupakan orang yang sangat berjasa terhadap munculnya seorang anak di dunia ini. Jasa kedua orangtua tidak bisa dibalas seorang anak. Berbakti kepada kedua orangtua wajib hukumnya.

Tentunya semua orang menginginkan sukses dalam karir dan berusaha di dunia ini. Namun, untuk meraih kesuksesan itu tidak semudah seperti yang diucapkan dan dibayangkan. Suksesnya seorang anak ada peran besar kedua orangtuanya dibaik itu yaitu do’a dan ridhonya. Kita rela mengerjakan apa saja untuk meraih sukses tersebut hingga menempuh pendidikan yang cukup tinggi bahkan memperoleh gelar yang cukup banyak, namun tidak kunjung meraih yang namanya sukses. Sebab setelah selesai memperoleh berbagai gelar, tapi seseorang tersebut tidak mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang dari ilmu yang dituntutnya saat pendidikan.

Nasib kurang beruntung menimpa seseorang tersebut setelah menyelesaikan pendidikan dengan keangguhan gelar diperoleh. Menyedihkan sekali, seseorang tersebut malah tidak berhasil diterima dimana untuk bekerja bahkan membuka usaha saja tidak mampu, sehingga ia menjadi seorang pengangguran dan malah menjadi seorang pengumbar keburukan orang lain tanpa mengkoreksi dirinya sendiri juga keluarganya. Sungguh sedih nasib seseorang tersebut jika demikian.

Hal ini ternyata salah satu penyebabnya tidak mau berbuat baik kepada kedua orang dan bersikap sombong dengan pendidikan juga gelar yang disandangnya terhadap kedua orangtua bahkan orang lain. Sehingga seseorang tersebut tidak pernah memperoleh ridho dari kedua orangtuanya.Sungguh menyedihkan.Ucap UIstad Julis Sanjaya S.PdI.

Dikutip dari sejarah kata Ustad Julis, mungkin kita pernah mendengar nama  Khalid bin Walid. Sebelum menjadi msuk Islam, dirinya sangat memusuhi Islam. Ia merupakan tokoh kunci di balik kemenangan kaum musyrikin dalam Perang Uhud. Khalid adalah salah satu pahlawan Islam yang terkenal dimasa lampau. Ia juga seorang inspirasi Syahid, telah melanglang buana mengikuti seratus kali pertempuran besar dan tiada secuil pun bagian tubuhnya, kecuali penuh luka akibat sabetan senjata peperangan.Begitulah kehebatan Khalid. Namun ada yang lebih dahsyat di balik kedahsyatan Khalid. Siapakah dia? Dialah ibunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *