Kabar dr.Riski Ramadhan Hasibuan Ingin Jadi Bupati Sergai Tersebar Luas,Ketua FKI-1 Sergai : Waduh

Sergai,Sinarsergai.com – Kabar dr.Riski Ramadhan Hasibuan yang kini masih menjabat Ketua DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ingin menjadi Bupati Sergai sudah mulai ramai dibicarakan di tengah-tengah masyarakat. Ada yang merespon positif dan ada juga negative. Sebahagian lagi merasa sedih mendengar isu tersebut. Pasalnya, untuk mengurus internal DPRD Sergai hingga kini dinilai belum mampu, konon lagi untuk mengurus masyarakat yang jumlahnya lebih kurang 500 ribu jiwa lebih bahkan mencapai 600 ribu jiwa yang tersebar di 17 kecamatan dan 237 desa /6 kelurahan. Gimana ya?

Nah, sebagai salah satu contoh dalam urusan internal DPRD Sergai, hingga kini belum disahkannya pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Sergai untuk periode 2022-2024. Sementara pimpinan-pimpinan AKD periode 2019-2022 sudah berakhir pada April 2022. Dan belum diketahui kapan disahkannya AKD yang baru tersebut.

Ketua Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) M.Nur Bawean, Senin (16/5/2022) yang dimintai tanggapan terkait kabar dr.Riski Ramadhan ingin jadi Bupati Sergai menuturkan “Sah-sah saja. Itu hak seseorang. Abang Beca mesin bermotor saja juga boleh bermimpi jadi Bupati Sergai tahun 2024, sebab ia sering berkeliling mengantar makanan penumpang ke rumah-rumah, tapi belum tentu ia yang membelikan makanan tersebut.

“Ya sekedar mimpi boleh saja, tidak ada yang menyalahi.” Namun kita juga sedih ketika mendengar kabar itu. Alasannya, kata M.Nur, menurut amatan saya, untuk urusan internal DPRD Sergai kita nilai belum maksimal dan mengecewakan.Pasalnya, dalam penyusunan AKD saja hingga kini belum selesai dan tidak kunjung disahkan untuk periode 2022-2024.

Seyogianya, jika kita jadi pemimpin yang diberi amanah oleh rakyat, maka tunjukanlah kinerja yang sesuai dengan harapan masyarakat, terutama di internal dahulu baru keluar. Gimana masyarakat yakin seseorang akan menjadi pemimpinnya masa akan datang, jika urusan rumah tangga yang kecil saja seseorang tersebut tidak mampu memimpinnya, dikit-dikit ribut. Contohnya saat rapat pembahasan penyusunan pimpinan – pimpinan AKD.

Prinsipnya sebut M.Nur, siapa saja boleh bercita-cita ingin jadi Bupati Sergai. Ya seorang yang keseharian bekerja sebagai pembawa Beca Bermotor juga boleh meski mengantarkan makanan dibayar oleh penumpang, tapi tidak pakai Surat Perjalanan Dinas. “Kita berharap semua yang ingin jadi Bupati Sergai tidak hanya tinggi hayalan daripada kemampuan memimpin.

“Kasihan masyarakat jika salah pilih memberikan amanah nantinya.” Gimana mau jadi Bupati Sergai jika urusan lingkup kecil saja tidak mampu.ujar M.Nur didampingi Sekretaris Aziz Tanjung dengan nada tersenyum.

Sedangkan Ketua DPRD Sergai dr.Riski Ramadhan Hasibuan dimintai tanggapan via WhatsApp dan sms pada Senin (16/5/2022) sekira pukul 09.17 WIB, yang isinya  “Ass,Ktua, izin mo minta tanggapan terkait beredar kabarnya Ktua ingin jadi Bupati Sergai thn 2024, gmna tanggapan?

Dan selnjutnya, sy bertanya, apakh blh DPRD Sergai melakukan voting saat rapat pembhsan pnyusunan pimpinan-pimpinan AKD utk periode 2022 -2024 tdk mncapai kesepakatan?  Mka gmna mnrut pndpat Ktua, jk  dlm rpt pnyusunan pimpinan AKD Sergai tdk trcpai kesepakatan, apa langkah pimpinan rpat? Namun Ketua DPRD Sergai dr.Riski Ramadhan Hasibuan hingga jam menunjukan pukul 10.20 WIB tidak memberikan jawaban.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *