Kepala Madrasah Mengeluh, Setiap Dana BOS Cair Dan Monev “Dimintai” Uang

SERGAI,Sinarsergai.com – Kepala Madrasah Ibtidaiyah dan Sanawiyah dan Aliyah mulai resah dengan uang yang dikeluarkan setiap cair dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). Uang yang “Diminta” itu dikeluarkan saat penyerahan berkas laporan rincian penggunaan dana BOS kepada staf Seksi Pendidikan Islam Kantor Kemenag Sergai dengan jumlah biaya yang bervariasi.

Untuk sekolah Madrasah Ibtidaiyah dikenai biaya Rp.3000/siswa, Sekolah Madrasah Sanawiyah dikenai Rp. 5000/siswa dan Aliyah sebesar Rp.6000.

Sedangkan untuk kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) diselenggarakan setelah pencairan dana Bos dan setiap kepala Madrasah dikenai juga biaya yang sama seperti setiap pencairan dana BOS.Ujar Oknum Kepala Madrasyah.

Dijelaskan lagi, bahwa saat ini satu orang siswa Ibtidiyah memperoleh dana BOS satu tahun Rp.800 ribu dan Sanawiyah Rp. 1,2 juta, sedangkan Aliyah setahun Rp.1,5 juta/siswa. Sedangkan jumlah Sekolah Madrasah diperkirakan 40 unit,Sanawiyah 60 unit dan 26 unit Aliyah swasta dan Negeri. Beber oknum Kepala Madrasah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Zulkifli Sitorus S.Ag,MA yang dihubungi via telepon seluler Kamis (22/9/2022) sekira pukul 12.45 WIB, terkait adanya informasi dana BOS yang diterima siswa “dimintai” setiap pencairan danMonev, mengatakan tidak ada kutipan dan informasi itu tidak benar. Tegasnya.(R-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *