Partai Golkar Dan PDI-Perjuangan Dapat Calonkan Tanpa Koalisi di Pigubsu,Pengamat Politik Sumut Dr.Faisal Riza,MA : Dua Pasang Lebih Seru – Sinarsergai
Politik

Partai Golkar Dan PDI-Perjuangan Dapat Calonkan Tanpa Koalisi di Pigubsu,Pengamat Politik Sumut Dr.Faisal Riza,MA : Dua Pasang Lebih Seru

×

Partai Golkar Dan PDI-Perjuangan Dapat Calonkan Tanpa Koalisi di Pigubsu,Pengamat Politik Sumut Dr.Faisal Riza,MA : Dua Pasang Lebih Seru

Sebarkan artikel ini

MEDAN,Sinarsergai.com – Pemilihan Gubernur Sumatera Utara dan Wakil Gubernur Sumuatera Utara hari demi hari semakin menarik saja untuk diperbincangkan bahkan sudah menjadi topik utama diberbagai media surat kabar dan online juga media sosial. Berbagai prediksi bermunculan terkait siapa yang akan memiliki peluang besar menjadi orang nomor satu di Pemerintahan Propinsi Sumatera Utara. Dari kalangan elit politik hingga masyarakat luas tiada hari tanpa bahas Balon Gubsu dan Wagubsu.

Mengingat, pelaksanaan Pilgubsu ini telah dijadwalkan pada November 2024  dan jika hitung hanya tinggal beberapa bulan saja. Saat ini sedang berjalan tahap pendaftaran bagi putra terbaik dan pilihan mendaftarkan diri di Partai politik sebagai Balon Gubsu. Nama-nama Balon Gubsu tersebut  sudah terpublikasi secara luas di berbagai media massa, elektronik, media online seperti Edy Rahmayadi, Nikson Nababan, Bobby Nasution dan Musa Rajekshah (Ijeck).

Menurut pendapat Pengamat Politik Sumatera Utara yang juga salah satu Doesen di UINSU Dr.Faisal Riza,MA, Kamis (9/5/2024), kemungkinan figur potensial yang diusung tergantung polarisasi kekuatan politik. Sementara ini ada dua partai yang bisa menyalonkan pasangan Cakada tanpa koalisi yaitu Partai Golkar dan PDI-Perjuangan.

Nah, untuk  figurnya kata Faisal, dari Partai PDI-Perjuangan ada Edy Rahmayadi, Nikson Nababan. Sedangkan untuk formasi wakil juga ada saya lihat beberapa nama seperti Sutarto dan  Darma Wijaya Bupati Sergai.

Selanjutnya, di  faksi Partai Golkar ada dua nama besar yaitu Bobby dan Ijeck. Nama wakilnya belum terlihat. Sisanya Partai Gerindra, Nasdem, Demokrat, PKS, PAN, dan partai lainnya. Belum terlihat akan membentuk koalisi tersendiri. Andai ini terbentuk kemungkinan terjadi tiga poros pasangan sangat niscaya.

Menurutnya, Skema dua pasangan calon bisa jadi lebih seru, head to head. Tapi, tiga pasang juga menarik untuk masyarakat dapat banyak pilihan.Ucapnya.(R-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *