Pemkab Sergai Berhasil Turunkan Stunting Melalui Langkah Tepat – Laman 2 – Sinarsergai
Opini

Pemkab Sergai Berhasil Turunkan Stunting Melalui Langkah Tepat

×

Pemkab Sergai Berhasil Turunkan Stunting Melalui Langkah Tepat

Sebarkan artikel ini
Teks foto : Ketua TP PKK Sergai Hj.Rosmaida Saragih Darma Wijaya didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Sergai dr. Helminur Iskandar Sinaga, M.Kes, gedong bayi belum lama ini (foto/dok)

Dalam mengatasi permasalahan Stunting ini lanjut dr.Helmi, Pemkab Sergai tidak hanya memperhatikan asupan gizi, tapi permasalahan Sanitasi lingkungan tempat tinggal yang baik bagi keluarga juga secara bertahap sudah diatasi dengan membangunkan sanitasi yang layak dan baik di desa-desa. Semua masyarakat dianjurkan dan terus dihimbau untuk menjaga lingkungan bersih.

Memang kita ketahui bersama bahwa penyebab utrma balita mengalami Stunting itu adalah kurangnya asupan gizi dan nutrisi yang mencukupi bagi anak. Selain itu, pola asuh yang tidak tepat yang dapat berakibat kurangnya pengetahuan dan edukasi bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Nah, selanjutnya bisa juga disebabkan masih buruknya Sanitasi lingkungan tempat tinggal bagi keluarga, diantaranya kurangnya sarana air bersih dan tidak tersedianya sarana MCK yang memadai serta keterbatasan akses fasilitas kesehatan yang dibutuhkan bagi ibu hami, ibu menyusui dan balita.Jelas dr.Helmi.

Selain perusahan pengolahan ikan, Badan Amal dan Zakat nasional (Baznas) Kabupaten Serdang Bedagai juga turut menyumbangkan bantuan dalam bentuk makanan bagi ibu hmail, bayi dua tahun dan Balita pada tahun 2024 ini.  

Pencegahan dan penurunan Stunting ini sudah menjadi program nasional dan bagi Pemerintah daerah sesuai dengan arahan Presiden RI Ir.Jokowi menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Bayi Alami Stunting Tertinggi di Tanjung Beringin

Menurut data yang dikumpulkan kata dr.Helmi, balita yang mengalami tertinggi itu ada di Kecamatan Tanjung Beringin pada tahun 2023 sebanyak 121 orang dan jumlah itu sudah mengalami penuruinan pada tahun 2023 itu juga menjadi 30 orang. Tahun 2024 ini dari januari hingag Mei 2024, Balita yang alami Stunting di Kecamatann Tanjung Beringin menurun menjadi 26 orang dan ditargetkan tahun 2024 ini tidak ada lagi Balita yang alami Stunting di Kecamatan Tanjung Beringin, begitu juga di 16 kecamatan lainnya.******(Zuhari)******

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *