Produk Unggulan Kabupaten Serdang Bedagai Kini Hadir Di Rest Area – Laman 3 – Sinarsergai
Opini

Produk Unggulan Kabupaten Serdang Bedagai Kini Hadir Di Rest Area

×

Produk Unggulan Kabupaten Serdang Bedagai Kini Hadir Di Rest Area

Sebarkan artikel ini
Teks foto : Ketua Dekranas Sergai yang juga Ketua TP.PKK Sergai Hj.Rosmaida Saragih Darma Wijaya didampingi Asisten I Pemerintahan Hj.Nina Deliana Hutabarat,S.Sos melihat hasil kerajinan tangan dan produk unggulan Sergai di Gerai UMKM Sergai belu lama ini di Rest Area Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi KM 65 Blok A.(foto/dok)

Hasil kerajinan olahan dari Daun Pandan ini kata Roy, ada juga Tikar, Sandal, dan Souvenir Anyaman Pandan, serta box dari anyaman berbagai bentuk. Olahan ini telah menembus pasarnya hingga ke luar daerah salah satunya milik Eva Harlia warga Dusun III Desa Pantai Cermin,Sergai.

Hasil kerajinan tangan dan produk-produk unggulan Sergai tersebut sering mengikuti pameran baik tingkat Provinsi maupun nasional. Produk unggulan Sergai yang ditampilkan dalam pameran itu ternyata sangat diminati masyarakat dari luar daerah.

Kondisi UMKM di Kabupaten Serdang Bedagai

Peran UMKM dalam perekonomian sebut Roy, antara lain sebagai sarana untuk meratakan tingkat perekonomian masyarakat, khususnya yang termasuk golongan masyarakat menengah ke bawah. Ini dikarenakan keberadaan UMKM telah menyebar di segala penjuru, bahkan hingga ke daerah yang jauh dari perkembangan zaman sekalipun. 

Selain itu, keberadaan UMKM juga mendukung mengentasan kemiskinan, hal ini dikarenakan tingginya angka penyerapan tenaga kerja berkat keberadaan UMKM yang berada di berbagai wilayah Indonesia, yang akhirnya UMKM berperan dalam peningkatan devisa negara sebab jangkauan pasar bisnis berskala kecil ini tidak hanya menjangkau pasar nasional saja, tapi juga mencakup hingga ke luar negeri. 

Keberadaan UMKM di Kabupaten Serdang Bedagai juga sangat didukung oleh Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Keberadaan UMKM semakin meningkat dan bertahan pasca pandemic Covid- 19, dimana kemampuan UMKM yang sebelumnya hanya memasarkan produk secara offline, saat ini telah beradaptasi dengan pemasaran secara online. Para pelaku UMKM mulai beradaptasi dengan perkembangan pasar mulai meningkatkan kemampuan dalam tata cara penggunaan media sosial, seperti facebook, Instagram, marketplace, dan sejenisnya.

Tetapi dalam meningkatkan daya saing UMKM di Pasar offline maupun online, beberapa hal yang sering menjadi permasalahan bagi UMKM, yaitu masih keterbatasan modal, dimana para pelaku UMKM mungkin saja mempunyai banyak ide bisnis untuk mengembangkan usahanya, tapi modal belum mendukung untuk dikembangkan lebih luas lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *