Cagubsu Nikson Nababan Disambut Hangat Dan Tarian Tortor di Asahan – Sinarsergai
Daerah

Cagubsu Nikson Nababan Disambut Hangat Dan Tarian Tortor di Asahan

×

Cagubsu Nikson Nababan Disambut Hangat Dan Tarian Tortor di Asahan

Sebarkan artikel ini

ASAHAN,Sinarsergai.com- Masyarakat Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan sambut kedatangan Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) Dr.Nikson Nababan dengan semangat dan Tarian Tortor, Minggu (30/6/2024). Masyarakat tak menyangka, Mantan Bupati Tapanulis Utara ini menginjakan kakinya di kampong ini. Ungkapan bahagia langsung disampaikan kepada Nikson berupa Selamat datang ke kampung ini.

Selain ungkapan bahagia, Nikson juga disambut dengan iringan musik khas tradisional Batak Toba dan Gadis Belia nan Cantik, sekali-kali warga yang turut menari mengungkapkan kekaguman terhadap sosok Nikson yang ganteng, muda dan energik.

Tidak cukup hanya disitu,  Tokoh bermarga Harianja, masyarakat mendo’akan Cagubsu kepada Tuhan agar pertemuan silaturahmi tersebut berjalan lancar. “Mantap memang pak Nikson ini, sepuluh tahun pimpin Taput, kita dengar beritanya bagus dia mimpin. Kan ada juga banuaknieluqrga disana, juga kek gitu dibilang. Makanya udah cocok bapak ini maju, pantas jadi gubernur,”

Menandai cinta kasih sayang dan dukungan penuh kepada Nikson Nababan yang telah siap bertarung di Pilgubsu pada November 2024, warga disana pun memberi ulos. “Ulos ini sebagai jembatan kita meminta pertolongan Tuhan Yang Maha kuasa, kiranya apapun yang bapak rencanakan, diberikanNya kepada bapak,” ujar salah satu tokoh lainnya dalam bahasa Batak.

Meski yang hadir mayoritas dari suku Batak Toba, sejumlah masyarakat suku Jawa, Melayu dan Nias, juga hadir dalam silaturahmi bersama Nikson Nababan, peraih gelar doktor (S3) ilmu pemerintahan dan pembangunan dari IPDN itu. Suasana Nikson bersama warga tampak hangat. Sebagian dari warga pun menyampaikan saran dan masukan. “Kalau soal dukung mendukung, kami telah tuntaa itu terhadap pak Nikson,” kata Harianja.

Namun ia berharap agar produktivitas pertanian sawah di sana, diperhatikan Nikson kelak jika sudah terpilih menjadi Gubernur Sumut lima tahun ke depan. “Irigasi sawah maksud kami pak, tolonglah menjadi pertanian,” timpal warga lainnya secara spontan. “Sebab di sini dari 6.000-an hektar lahan, paling hanya tinggal 10 sampai 20% yang produktif,” sambungnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *