Hercules juga menyerukan, kader GRIB Jaya harus kompak.
Terlebih, semua yang ada di dalam tubuh organisasi ini harus patuh dan menghormati hukum.
“Jadikan hukum sebagai panglima tertinggi. Tidak ada yang kebal hukum, bahkan saya sendiri siap ditangkap jika melanggar hukum,” tegasnya.
Selanjutnya Hercules memaparkan visi misinya untuk ikut berperan dalam pembangunan bangsa dan negara Indonesia.
Salah satunya, untuk ikut mengawal dan menyukseskan program pembangunan nasional ke depan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai presiden dan wakil presiden terpilih.
“Jaga, dukung dan kawal presiden ke delapan kita, Pak Prabowo Subianto serta
Wapres Gibran Rakabuming. Ajak seluruh rakyat untuk ikut sama-sama berperan dalam pembangunan, tanpa ada lagi perseteruan dan sekat-sekat,” imbaunya.
Sebelumnya Samsul Tarigan menyampaikan tekadnya untuk membesarkan GRIB Jaya di Sumut.
“Saya yang baru dilantik oleh bapak ketum menerima amanah ini untuk membesarkan GRIB di Sumut. Saya berjanji akan membuktikan bahwa GRIB di Sumut tiada tanding,” katanya berapi-api.
Samsul juga menegaskan, GRIB Jaya di seluruh Sumut agar memberikan contoh positif sehingga bisa diterima masyarakat
“Kami siap ikut membangun Sumut agar masyarakatnya lebih pintar, maju dan sejahtera,” ucapnya.
Dia pun menyatakan, GRIB Jaya akan beda karena bukan mengetengahkan premanisme tapi tindakan nyata melalui program-program positif.
Acara hari itu turut diisi santunan kepada 1.000 anak yatim-piatu yang diundang langsung ke tempat acara, dan Hercules bersama Samsul Tarigan beserta pengurus lain secara simbolis menyerahkannya kepada 10 anak. (ril/Ams)













