Di sana luka-lukanya di tubuh korban diberikan pengobatan dan dijahit sebanyak delapan jahitan di kepala. Kejadian tersebut sudah dilaporkan korban ke Polres Asahan, sementara saat ini Muhammad Aldi masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Kisaran.
Ketua Pengurus Provinsi Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Pengprov Kodrat) Sumut, H Tasimin MT yang menerima laporan atas peristiwa yang menimpa atletnya menyatakan prihatin.Ia memimta kejadian ini menjadi atensi Kapolres Asahan dan jajaran, dan dia berharap laporan korban segera ditanggapi dengan menangkap dan menghukum pelakunya.
“Pengprov Kodrat Sumut mengutuk keras atas kejadian yang tidak berperikemanusiaan tersebut. Dan kami meminta Kapolres Asahan untuk serius menindak tegas pelaku penganiayaan.”
Ia menyatakan, peristiwa ini menjadi preseden buruk terhadap kondisi keamanan dan ketertiban bagi masyarakat di Sumatera Utara, terlebih kejadiannya saat perayaan Hari Raya Idul Fitri.
“Kami juga berharap Kapoldasu agar memberi atensi terhadap kasus ini, demi menjaga stabilitas dan kondusivitas di wilayah hukum Poldasu,”. Keluarga besar Tarung Derajat se Sumut siap mengawal kasus ini agar segera tuntas. Nah, jika Polres Asahan tak segera menuntaskan kasusnya, kami siap turun ke jalan untuk menyuarakan dan mencari keadilan atas kasus ini,” tegas Tasimin lagi. (ril )











