Cegah Pencemaran Lingkungan, Pemkab Sergai Diharapkan Jadi Contoh Kelola Sampah – Sinarsergai
Daerah

Cegah Pencemaran Lingkungan, Pemkab Sergai Diharapkan Jadi Contoh Kelola Sampah

×

Cegah Pencemaran Lingkungan, Pemkab Sergai Diharapkan Jadi Contoh Kelola Sampah

Sebarkan artikel ini

SERGAI,Sinarsergai.com – Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang kini sudah berusia 21 tahun, masih dinilai gagal dan belum berhasil mengatasi masalah sampah dengan baik. Pemkab Sergai mestinya diera canggih saat ini sudah memiliki harus peralatan canggih untuk pengelolaan sampah yang baik khususnya di TPA (Tempat Pembuangan Akhir), sehingga sampah yang datang dari berbagai tempat dikumpulkan dan di daur ulang, bukan sampah itu ditumpukan dipinggir jalan.

Perlunya pengelolaan sampah yang baik guna menghindari pencemaran lingkungan, air, tanah dan udara. “Jangan hanya retribusinya saja yang dimintai dari masyarakat, tapi sampah di TPA tidak dikelola dengan baik sehingga bisa menimbulkan aroma busuk yang sangat menganggu pernafasan setiap orang yang melintas di Jalan Belidaan – Dolok Masihul di Desa Sei Parit Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai,ujar Indra Syahputra (40) salah seorang Pemuda di Kabupaten Sergai, Sabtu (5/4/2035).

Ia menilai permasalahan sampah di “Tanah Bertuah Negeri Beradat ” ini tidak pernah tuntas diatasi oleh Pemkab Sergai, dan persoalan ini tidak bisa dipandang sepele, sebab dampaknya langsung dengan kesehatan masyarakat. Pendirian maupun pembuatan TPA itu harus tunduk dan mengacu dengab aturan, bukan asal-asal saja.”

Pemkab Sergai harus menjadi panutan bagi masyarakat dalam hal pengelolaan sampah, bukan menjadi guru membuang sampah dipinggir jalan. “Wajar saja banyak sampah dipinggir jalan, ternyata sampah yang di TPA letaknya dipinggir jalan.”

Ia berharap Pemkab Sergai segera mengatasinya. “Atasi masalah sampah ini dengan serius dan jangan lagi hanya retorika dan terlalu banyak pencitraan.”

Mewujudkan Sergai menjadi Mantab (Mandiri,Tangguh dan Berkelanjutan) tak butuh banyak pencitraan lagi dengan pujian -pujian yang terlalu melambung tinggi, tapi kerja nyata dalam mengatasi setiap permasalahan yang menjadi persoalan di tengah- tengah masyarakat dengan cepat, itu dibutuhkan saat ini,ujar Indra.

Ia berharap dalam mengatasi masalah sampah ini, Pemerintah daerah mengandeng para tokoh agama,masyarakat dalam dan mengalokasikan sedikit anggaran untuk pengelolaan sampah dan jangan membeli Sepeda Motor NMAX untuk para kepala desa hingga mencapai Rp.6 Miliyar lebih cepat dianggarkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *