Pengusulan RM Margono Djojohadikusumo Jadi Pahlawan Nasional Ditunda – Laman 2 – Sinarsergai
Nasional

Pengusulan RM Margono Djojohadikusumo Jadi Pahlawan Nasional Ditunda

×

Pengusulan RM Margono Djojohadikusumo Jadi Pahlawan Nasional Ditunda

Sebarkan artikel ini

Mulanya, usulan gelar pahlawan bagi RM Margono terinspirasi ketika ada seminar usulan calon pahlawan bagi Herman Fernandez beberapa tahun yang lalu.
Menurut Firdaus, proses SMSI mengusulkan RM Margono menjadi pahlawan nasional dilakukan sejak Prabowo Subianto sebelum menjadi presiden. Namun, belakangan setelah Prabowo menjadi Presiden pihak keluarga tidak ingin pengusulan gelar pahlawan itu seolah-olah jadi kesempatan.

“Karena penanda tangan dari sertifikat gelar pahlawan itu adalah Presiden. Nah, nanti kita kasihan juga dengan Presiden, kalau tiba-tiba baru ditandatangani, besok digoreng-goreng. Kan gitu, wajar sertifikat kakeknya yang ditandatangani,” ujar Firdaus.

“Walaupun proses usulan pencalonan ini kita ajukan jauh sebelum Pak Prabowo jadi Presiden, tapi hari kita harus realistis bahwa presiden harus fokus pada urusan rakyat. Urusan rakyat, bangsa dan negara lebih penting dari pada nantinya disibukkan mengklarifikasi urusan penandatanganan gelar kepahlawan kakeknya” tandas firdaus.

Sementara itu, Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) Yohanes Handojo Budhisedjati, selaku penasihat panitia pengusul, mengatakan bahwa permintaan penundaan pengusulan gelar pahlawan nasional itu disampaikan oleh Hashim Djojohadikusumo.
Dia mengatakan bahwa permintaan penundaan itu merupakan kebesaran hati dari pihak keluarga.

Menurut dia, Prabowo dan Hashim selalu menyatakan bahwa pihaknya ingin betul-betul bekerja untuk rakyat.
“Jadi, saya melihat kebesaran hati dan adalah apa yang diungkapkan yang dilakukan sesuai dengan keinginan hati dan hati presiden tulus yang ingin bekerja untuk rakyat,” kata Yohanes.

Ketua Panitia Pengusul, Prof. Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes, menyampaikan, SMSI memutuskan menunda pengusulan resmi RM Margono Djojohadikusumo sebagai calon Pahlawan Nasional. Semula, pengusulan dijadwalkan pada 11 April 2025.

“Penundaan ini didasarkan atas pertimbangan situasi nasional saat ini. Kami tidak ingin pengusulan ini terkesan sebagai aji mumpung, mengingat RM Margono adalah kakek dari Presiden Prabowo. Biarkan proses kajian akademik seperti riset dan seminar terus berjalan. Untuk itu, seminar, diskusi, dan sarasehan akan terus kami gelar baik di tingkat daerah maupun nasional, guna memperkuat kajian historis dan akademis,” Tandas Fachmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*Perkuat Sinergi Pengamanan Idul Fitri dan Pencegahan Narkoba, Rutan Kelas I Tangerang Lakukan Sambang ke Polresta Tangerang* Tangerang – Dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang melaksanakan giat sambang ke Polresta Tangerang, Rabu (04/03). Kegiatan tersebut dipimping oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Tangerang, Christian Natanael Tarigan. Giat sambang ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang kerap meningkat pada momentum Lebaran, seiring dengan tingginya aktivitas kunjungan serta mobilitas masyarakat. Melalui koordinasi ini, kedua instansi berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi demi memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh jajaran Polresta Tangerang, di antaranya Kepala Satuan Narkoba Kompol Dimas Arki Jati Pratama, Kepala Satuan Intelkam Kompol Johan Armando Utan, serta Kepala Satuan Reskrim Kompol Septa Badoyo. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor. Dalam kesempatan tersebut, Christian Natanael Tarigan menyampaikan rencana koordinasi terkait perbantuan personel pengamanan pada saat perayaan Idul Fitri, khususnya dalam mendukung pengamanan layanan kunjungan serta kegiatan pembinaan di dalam rutan. “Melalui koordinasi ini, kami berharap dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin dapat semakin solid, sehingga pelaksanaan pengamanan di Rutan Kelas I Tangerang saat Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Tarigan. Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari tindak lanjut Instruksi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten yang menekankan pentingnya koordinasi dengan TNI dan POLRI dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba. “Sinergi dengan aparat penegak hukum, baik TNI maupun POLRI, merupakan langkah konkret dalam memperkuat deteksi dini, pencegahan, dan pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan rutan. Ini adalah komitmen kami untuk menjaga integritas serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba,” tegas Irhamuddin. Ia menambahkan bahwa momentum Idul Fitri menjadi saat yang tepat untuk mempererat koordinasi lintas instansi, sekaligus memastikan seluruh jajaran tetap menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. Dengan terlaksananya giat sambang ini, Rutan Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya dalam membangun kerja sama yang solid bersama aparat penegak hukum, guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada momentum Hari Raya Idul Fitri. Zainal
Daerah

  Ia menambahkan bahwa momentum Idul Fitri menjadi…