Soal Penertiban dan Penataan Kawasan Danau Toba, Pemerhati Lingkungan Hotman Siagian Minta Pemerintah Samosir Adakan Pendekatan Dengan Masyarakat – Sinarsergai
Daerah

Soal Penertiban dan Penataan Kawasan Danau Toba, Pemerhati Lingkungan Hotman Siagian Minta Pemerintah Samosir Adakan Pendekatan Dengan Masyarakat

×

Soal Penertiban dan Penataan Kawasan Danau Toba, Pemerhati Lingkungan Hotman Siagian Minta Pemerintah Samosir Adakan Pendekatan Dengan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

 

SAMOSIR,Sinarsergai.com – Rencana Pemerintah Kabupaten Samosir melakukan penataan kawasan Danau Toba dan penertiban para pelaku usaha yang selama ini mencari nafkah di dekat objek wisata tersebut sangat di dukung untuk mewujudkan pelestarian lingkungan dan mendukung perkembangan pariwisata berkelanjutan di daerah ini. Meskipun penataan kawasan dan penertiban ini mengacu dengan peraturan tata ruang dan peraturan pemerintah, kita berharap Pemkab Samosir bijaksana, humanis, dan melakukan pendekatan dialog yang mengedepankan kepentingan masyarakat lokal.

“Banyak pelaku usaha yang telah berjuang membangun sektor pariwisata di kawasan pinggiran Danau Toba adalah warga asli, putra-putri daerah yang menggantungkan hidupnya dari kegiatan ekonomi tersebut. Ungkap Pemerhati Lingkungan di Samosir yang juga penulis Hotman Siagian, disela-sela menikmati secangkir Kopi di Warung Tomi Parbaba Samosir, saat rekreasi ke Danau Toba, Minggu ( 29/6/2025).

Terus terang saya menghargai dan mendukung langkah pemerintah dalam melakukan penertiban terhadap usaha yang berada di jalur hijau kawasan Danau Toba.

Perlu jadi masukan bahwa penertiban yang dilakukan secara mendadak dan tanpa musyawarah bisa menimbulkan keresahan dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Oleh karena itu, perlu ada kajian bersama dan keterlibatan aktif para pelaku usaha lokal dalam proses penataan ini.

Jika memang harus ada penyesuaian, maka sebaiknya disiapkan pula solusi dan skema pendampingan ekonomi yang adil, agar usaha mereka tetap dapat berjalan sesuai ketentuan.

Kita semua tentu tidak menginginkan jika setelah usaha warga setempat ditertibkan, malah muncul investor dari luar yang justru memanfaatkan ruang tersebut, sementara masyarakat lokal tersingkir. Penataan kawasan hendaknya berpihak pada pemerataan ekonomi dan pemberdayaan warga sekitar.

Selain itu, penting juga untuk memperjelas batas dan kewenangan antar lembaga atau tingkatan pemerintahan terkait pengelolaan kawasan Danau Toba, baik di darat maupun di perairan. Kejelasan ini akan mendorong koordinasi yang lebih baik serta menghindari kesalah pahaman di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *