SERGAI,Sinarsergai.com – Masyarakat Indonesia, baru-baru ini digemparkan dengan peristiwa dugaan keracunan massal siswa setelah mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Banggai Kepulauan (Sulawesi Tengah) dan Garut (Jawa Barat).
Peristiwa memilukan mengakibatkan banyak siswa mengalami mual, muntah, dan diare. Atas kejadian itu,Pemerintah langsung menyampaikan permintaan maaf dan akan melakukan evaluasi serta memberikan sanksi untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali, dengan melakukan pemeriksaan sampel makanan ke BPOM untuk diuji.
Peristiwa tersebut tidak saja menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua yang berdomisili di Sulawesi Tengah dan Jawa Barat, tapi masyarakat di Serdang Bedagai,Sumatera Utara juga timbul kekhawatiran dan memberikan dukungan penuh keberlangsungan program MBG dan menyarankan kepada Presiden Prabowo agar digantikan dengan uang tunai dan diberikan aja lewat rekening orang tua,agar peristiwa keracunan tidak terjadi di Sergai ini.
Pengalihan tersebut mendapat tanggapan dari berbagai masyarakat di bawah ini :
Menurut Tokoh masyarakat Sergai H. Bahrum Abbas,Minggu (22/9/2025(, sebaiknya Mm akan Bergizi Gratis yang selama ini diberikan ke siswa dialihkan menjadi uang tunai diberikan saja kepada orang tua murid. Hal ini lebih baik. Hal tersebut sebagai antisipasi terjadinya pemberian makanan basi dan mengandung racun. ucapnya.
Nada yang hampir sama juga disampaikan Hartono, warga Desa Sei Rejo Kecamatan Sei Rampah, ia sangat mendukung pengalihan pemberian MBG itu ke orang tua yang memasaknya, artinya berikan saja uang itu ke orang tua dan biarkan orang tua yang mengolah makanannya sesuai keinginan anak. Ujarnya.
Kalau saya sebut Mudrik, warga Desa Firdaus,Kecamatan Sei Rampah, sebagai antisipasi siswa menjadi korban dugaan keracunan, maka pengalihan itu jadi jalan terbaik, biar orang tua yang memberikan makanan sesuai nilai uangnya. tegasnya.(tim)













