Bang Saed dengan nada lemah mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati.
“Saya terharu sekali, Pak Wabup mau datang menjenguk Doa dan perhatian seperti ini sangat berarti untuk saya dan keluarga,” Tuturnya.
Kunjungan penuh haru itu menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang kehadiran dan kepedulian di saat rakyat sedang lemah. Sosok T. Zainal kembali menunjukkan keteladanannya sebagai pemimpin yang berjiwa sosial tinggi, yang tak segan turun langsung dan menaruh empati mendalam pada sesama.
Di akhir kunjungan, sebelum berpamitan, Wabup sempat membisikkan doa di telinga Saed Azhar. Suasana hening seketika, hanya terdengar suara lembut doa yang mengalir dari hati seorang pemimpin untuk rakyatnya sebuah pemandangan yang menggugah dan menyentuh hati siapa pun yang menyaksikannya.
Dengan langkah perlahan, T. Zainal Abidin meninggalkan ruang perawatan, meninggalkan jejak kepedulian yang tak akan mudah dilupakan.
Zainal













