“Kematian adalah takdir yang tidak bisa dielakkan, namun yang terpenting adalah doa dan amal kebaikan yang kita tinggalkan. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga diberi kesabaran,” Ujar Wabup kepada keluarga Almarhumah.
Meski lelah setelah dua kali mengunjungi rumah duka di lokasi berbeda, semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat tidak surut. Sore harinya, Wabup Aceh Timur T. Zainal Abidin menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Dayah Nahlul Huda, yang berlokasi di Desa Paya Dua, Kecamatan Peudawa.
Kegiatan keagamaan yang dihadiri ratusan jamaah tersebut berlangsung penuh makna. Dalam acara itu, Wabup didampingi Camat Peudawa, serta disambut langsung oleh Abon Kasih Sayang dari Darul Aman, Pimpinan Dayah Abi Saipol, dan sejumlah teungku serta ustazd dari berbagai dayah di wilayah Peudawa.
Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan pesan religius dan moral kepada masyarakat agar menjadikan momentum Maulid sebagai ajang mempererat persaudaraan, memperkuat iman, dan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW.
“Kita memperingati Maulid bukan sekadar untuk mengenang sejarah, tetapi untuk meneladani sifat Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita bangun Aceh Timur dengan semangat kejujuran, kasih sayang, dan kebersamaan sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW,” ucapnya di hadapan jamaah yang memenuhi halaman dayah.
Rangkaian kegiatan yang dijalani Wakil Bupati Aceh Timur dalam satu hari itu tidak hanya mencerminkan tanggung jawabnya sebagai pejabat publik, tetapi juga menggambarkan ketulusan dan kepedulian seorang pemimpin yang hadir di setiap sisi kehidupan masyarakat dalam duka maupun suka.
Zainal













