Momen tersebut seolah mengisyaratkan Inilah pemimpin yang tidak hanya memerintah, tetapi merasakan. Inilah Ketua Pramuka Aceh Timur yang bukan hanya memberi semangat, tetapi ikut merasakan dingin hujan menembus tulang.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Aceh Timur T. Zainal Abidin didampingi sang istri menyampaikan bahwa, upacara hari Pembukaan Jambore Aceh Timur Tahun 2025 ditengah guyuran hujan seperti ini seakan alam menyisyaratkan kepada kita semua bagaimana kita memberikan loyalitas dan pengabdian kepada rakyat dan adik-adik pramuka.
“Inilah tugas kita, kebersamaan dan kekeluargaan, Suka duka kita jalani bersama. jika hujan, kita basah bersama. Kalau Panas kita rasakan bersama dan jika senang, kita nikmati bersama” Ujar Wabup T. Zainal ditengah guyuran hujan yang deras.
Setelah upacara selesai, alih-alih mengganti pakaian atau mengeringkan tubuh, Wakil Bupati dan Ny. Erni Handayani kembali turun ke area perkemahan, mengunjungi satu per satu kamp pramuka. Dengan pakaian yang masih meneteskan air, keduanya memeriksa kondisi makanan, tenda tidur, hingga layanan kesehatan yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Aceh Timur.
Tidak ada raut lelah yang terlihat justru kepedulian tulus pada adik-adik pramuka yang sedang mengikuti kegiatan dari 21–26 November 2025.
Dengan tema “Terampil, Rajin, Agamis, dan Peduli” serta moto kebanggaan pramuka “Satyaku Ku Darmakan, Darmaku Kubaktikan”. Hujan tidak menghentikan semangat seluruh peserta. Mereka tetap tegak ketika lagu Indonesia Raya, Himne Aceh, dan Hymne Pramuka menggema.
Di tengah dingin yang menusuk, Wakil Bupati T. Zainal Abidin didampingi sang istri bersama Kadis Pendidikan Aceh Timur Bustami, S.Pd., M.Si ketua panitia, dan Ketua Carateker Kwarcab Aceh Timur, Teuku Saiful Anwar, memberikan penghormatan penuh, membiarkan hujan membasahi tubuhnya tanpa sedikit pun bergerak mundur. suasana tersebut begitu kuat, hingga beberapa tamu undangan tampak menyeka mata, terbawa suasana penuh keteladanan.













