Dalam agenda peninjauan di Lhokseumawe, rombongan turut menyempatkan melihat progres pembangunan Lapas Baru Kelas IIA Lhokseumawe. Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi solusi strategis dalam mengatasi permasalahan kelebihan kapasitas hunian di wilayah tersebut.
Menutup rangkaian kunjungannya, Dirjenpas memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran untuk mengoptimalkan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, TNI, Polri, BPBA, serta instansi terkait lainnya. Ia menekankan pentingnya percepatan pendataan kerusakan sarana prasarana, pemenuhan logistik kesehatan dan pangan bagi warga binaan, serta peningkatan kewaspadaan petugas selama masa pemulihan.
Menindaklanjuti instruksi tersebut, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, menegaskan komitmennya untuk segera melakukan langkah-langkah strategis pemulihan.
“Kami siap menindaklanjuti seluruh arahan Dirjenpas. Koordinasi dengan berbagai pihak akan terus kami intensifkan agar proses pemulihan berjalan cepat dan pelayanan pemasyarakatan dapat kembali normal secepat mungkin,” ujar Yan Rusmanto.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen Ditjen Pemasyarakatan dalam memastikan pelayanan publik, terutama bagi warga binaan dan petugas Pemasyarakatan, tetap berjalan baik meskipun berada dalam kondisi darurat akibat bencana.
Zainal













