Ketika Empati Menjadi Langkah: Ny Henny Baharuddin Menyusuri Banjir, Menyapa Luka, dan Menyalakan Harapan – Laman 3 – Sinarsergai
Daerah

Ketika Empati Menjadi Langkah: Ny Henny Baharuddin Menyusuri Banjir, Menyapa Luka, dan Menyalakan Harapan

×

Ketika Empati Menjadi Langkah: Ny Henny Baharuddin Menyusuri Banjir, Menyapa Luka, dan Menyalakan Harapan

Sebarkan artikel ini

Kepemimpinan yang kuat tidak hanya dibangun oleh kebijakan dan angka-angka pembangunan, tetapi juga oleh kepercayaan publik. Dan kepercayaan tumbuh ketika rakyat melihat pemimpinnya—atau mereka yang mewakili—hadir di saat paling sulit.

Apa yang dilakukan Ny. Henny bukan tentang pencitraan. Tidak ada panggung megah, tidak ada pidato panjang. Yang ada adalah langkah kaki di lumpur, dialog singkat dengan warga, dan air mata yang jatuh tanpa rencana.

Di situlah empati berubah menjadi kekuatan.
Menyalakan Harapan
Bencana selalu menyisakan luka. Tetapi di tengah luka itu, harapan bisa tumbuh dari hal-hal sederhana: kehadiran, perhatian, dan rasa kebersamaan.

Ketika empati menjadi langkah, ketika pemimpin—dan mereka yang berada di lingkarannya—berani menyentuh langsung realitas rakyat, maka negara tidak lagi terasa jauh.

Di Aceh Tamiang dan wilayah-wilayah terdampak banjir lainnya, Ny. Henny Heridawaty Baharuddin tidak datang sebagai pejabat. Ia datang sebagai sesama manusia. Dan barangkali, itulah bentuk kepemimpinan yang paling dibutuhkan di saat krisis: kepemimpinan yang berani hadir, mendengar, dan merasakan *(Zulfikar Tanjung bersertifikat wartawan utama Dewan Pers)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *