Sekretaris Perusahaan Jembatan Akuntabilitas: Cara Bank Sumut Merawat Kepercayaan Publik – Laman 2 – Sinarsergai
Daerah

Sekretaris Perusahaan Jembatan Akuntabilitas: Cara Bank Sumut Merawat Kepercayaan Publik

×

Sekretaris Perusahaan Jembatan Akuntabilitas: Cara Bank Sumut Merawat Kepercayaan Publik

Sebarkan artikel ini

Di sinilah komunikasi korporasi diuji: bagaimana menjelaskan kebijakan strategis tanpa menyalahi batas internal, bagaimana transparan tanpa menimbulkan kegaduhan, dan bagaimana cepat tanpa mengorbankan akurasi.

Praktik yang ditunjukkan Bank Sumut sepanjang 2025, khususnya dalam setiap agenda RUPS, menunjukkan kesadaran bahwa transparansi bukan sekadar kewajiban regulatif, melainkan bagian dari etika institusi publik.

*Ruang Informasi Lancar*

Menariknya, pola komunikasi ini tidak bersifat situasional. Dalam setiap RUPS, baik tahunan maupun luar biasa, Sekretariat Perusahaan selalu menyediakan ruang bagi wartawan.

Doorstop disiapkan bagi Gubernur Sumatera Utara selaku pemegang saham pengendali maupun jajaran direksi. Konferensi pers difasilitasi. Informasi tidak ditunda hingga “waktu yang tepat”, melainkan disampaikan pada saat publik membutuhkannya.

Pendekatan ini mencerminkan pemahaman bahwa pers bukan sekadar saluran publikasi, melainkan mitra strategis dalam menjaga akuntabilitas lembaga.

Hubungan yang dibangun bukan transaksional, melainkan profesional—tercermin pula dari inisiatif media gathering yang digelar Bank Sumut di Parapat.

Forum tersebut tidak hanya mempererat komunikasi, tetapi juga membuka ruang dialog yang sehat antara korporasi dan insan pers.

Dalam konteks perubahan status Bank Sumut menjadi Perseroda, peran Sekretaris Perusahaan menjadi semakin krusial.

Perseroda menuntut tata kelola yang lebih modern, transparan, dan adaptif terhadap dinamika regulasi serta ekspektasi publik.

Setiap keputusan strategis harus dikomunikasikan dengan presisi, karena di situlah legitimasi publik dipertaruhkan.

Refleksi akhir tahun 2025 menunjukkan bahwa Sekretariat Perusahaan Bank Sumut tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga fungsi strategis sebagai penjaga reputasi institusi.

Kecepatan rilis, ketepatan narasi, kesiapan menghadapi media, dan konsistensi membuka ruang informasi menjadi bagian dari ekosistem tata kelola yang sehat.

Dalam dunia perbankan daerah, keberhasilan tidak hanya diukur dari ekspansi kredit atau laba bersih, tetapi juga dari kemampuan merawat kepercayaan publik secara berkelanjutan. Dan di balik itu, ada kerja senyap namun menentukan dari sebuah posisi yang sering berada di balik layar: Sekretaris Perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *