Azhari Ketum BP FORMI Korban Pengeroyokan Akhirnya Dirujuk Ke Rumah Sakit Oleh Anggota DPRD – Sinarsergai
Daerah

Azhari Ketum BP FORMI Korban Pengeroyokan Akhirnya Dirujuk Ke Rumah Sakit Oleh Anggota DPRD

×

Azhari Ketum BP FORMI Korban Pengeroyokan Akhirnya Dirujuk Ke Rumah Sakit Oleh Anggota DPRD

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Sinarsergai.com – Ketua Umum Barisan Persaudaraan Forum Muslimin Indonesia (BP FORMI) sekaligus Pimpinan Umum/Pemimpin Redaksi Medan Sumut Pos, Medan Sumut Pos TV Channel, dan medansumutpos, Azhari yang telah menjadi korban penganiayaan brutal akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit.

Akibat kejadian tersebut, korban harus dilarikan dan dirawat kerumah sakit Haji Medan oleh H.Rakhmadsyah, SH, Anggota DPRD Deli Serdang dan juga selaku Penasehat Ormas Islam Kelaskaran BP FORMI, Minggu, (4/1/2026) pagi, untuk mendapatkan perawatan medis.

Di ketahui Azhari, mengalami mual, oyong (sempoyongan), serta pusing hebat, yang diduga kuat akibat benturan dan kekerasan fisik yang dialaminya. Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan intensif dan observasi medis.

Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh awak media, peristiwa penganiayaan terjadi pada Jum’at malam, 2 Januari 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, Azhari berjanjian jumpa dengan Abdul Latif Balatf selaku Ketua MPTW yang di sepakati jumpa di Jln.Letda Sujono dekat SPBU.

Namun sesampai di lokasi tiba-tiba, korban melihat belasan orang yang diduga anggota MPTW pimpinan Abdul Latif Balatf, bersama Sori Muda Siregar alias Baon Cs. tanpa panjang cerita Pelaku Baon, langsung mengatakan, ini orang penjual Masjid sambil memprovokasi orang sekitar yang lewat, akibat nya terjadi pengroyokan sehingga Azhari pun mengalami tindakan kekerasan fisik secara brutal.

Akibat penganiayaan tersebut, setelah pada Sabtu, 3 Januari 2026 usai membuat LP di Polrestabes Medan, kondisi tubuh Azhari tampak melemah dan sempoyongan, hingga mengeluh pusing berat dan mual.

Karena kondisi Azhari (korban) tidak kunjung membaik setelah satu hari usai peristiwa pengroyokan akhirnya dilarikan ke RS Haji Medan pada Minggu pagi, 4 Januari untuk pemeriksaan dan observasi lanjutan.

“Abang mengeluh, mual dan pusing hebat serta kehilangan keseimbangan sejak malam kejadian, demi keselamatan, langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar istri Azhari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *