22 Tahun Samosir: Evaluasi Kepemimpinan dan Kinerja Pembangunan – Laman 2 – Sinarsergai
Daerah

22 Tahun Samosir: Evaluasi Kepemimpinan dan Kinerja Pembangunan

×

22 Tahun Samosir: Evaluasi Kepemimpinan dan Kinerja Pembangunan

Sebarkan artikel ini

Ia menambahkan, masyarakat juga memiliki tanggung jawab. “Dalam budaya Batak dikenal ungkapan ‘marsipature hutana be’—membangun kampung adalah tanggung jawab bersama. Diam menghadapi kekeliruan dan kekuasaan yang kebal kritik sama saja mempertahankan stagnasi,” tegas Simbolon.

Simbolon menutup pernyataannya dengan pesan tegas: “22 tahun adalah usia untuk berhenti bersembunyi di balik formalitas, rutinitas, atau prosedur. Ini saatnya menggeser fokus dari sekadar pengelolaan kekuasaan menuju pengabdian nyata. Sejarah tidak menilai lama kekuasaan, tapi seberapa bermakna kekuasaan itu digunakan bagi rakyat. Di sanalah martabat Kabupaten Samosir diuji.” ( SM/Sg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *