KUALASIMPANG, Sinarsergai.com-Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Aceh memberikan apresiasi kepada Taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) yang melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah Aceh, khususnya bagi masyarakat terdampak bencana banjir.
Sebanyak 119 Taruna Poltekip dan Poltekim terlibat langsung dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut. Para taruna tiba di Lapas Narkotika Langsa pada Minggu, 11 Januari 2026, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kuala Simpang dan tiba pada Senin, 12 Januari 2026.
Selama pelaksanaan kegiatan, para taruna melaksanakan aksi sosial berupa pembersihan dan pemulihan lingkungan di sejumlah lokasi terdampak, di antaranya Lapas Kelas IIB Kuala Simpang, rumah-rumah warga sekitar, serta lingkungan pendidikan SDIT Darul Mukhlisin. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan kontribusi taruna dalam membantu masyarakat serta mendukung pemulihan pascabencana.
Pengabdian masyarakat tersebut dilaksanakan dalam rentang waktu 11 Januari 2025 hingga 24 Januari 2025, sebagai bagian dari implementasi nilai pengabdian, kepedulian sosial, dan penguatan karakter taruna sebagai calon aparatur penegak hukum di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi para taruna yang telah terjun langsung membantu masyarakat terdampak banjir.
“Keikutsertaan Taruna Poltekip dan Poltekim dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial serta implementasi nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan negara. Saya berharap semangat kemanusiaan dan kebersamaan ini terus tertanam dan menjadi bekal penting dalam pelaksanaan tugas mereka di masa depan,” ujar Yan Rusmanto.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Aceh berharap sinergi antara institusi pendidikan kedinasan dan masyarakat dapat terus terjalin, sekaligus memperkuat peran pemasyarakatan dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana.













