Perkembangan Percepatan Penanganan Darurat dan Pemulihan Bencana Hidrometeorologi di Sumatra pada 15 Januari 2026 – Laman 2 – Sinarsergai
DaerahNasional

Perkembangan Percepatan Penanganan Darurat dan Pemulihan Bencana Hidrometeorologi di Sumatra pada 15 Januari 2026

×

Perkembangan Percepatan Penanganan Darurat dan Pemulihan Bencana Hidrometeorologi di Sumatra pada 15 Januari 2026

Sebarkan artikel ini

 

BNPB bersama pemerintah daerah terus mengakselerasi pembangunan hunian sementara dengan target utama penyelesaian sebelum bulan Ramadan. Dari total 51.306 unit rumah rusak berat, telah diajukan pembangunan hunian sementara sebanyak 28.247 unit. Saat ini, 4.593 unit masih dalam proses pembangunan dan 262 unit telah selesai dibangun dan siap dihuni. Selain itu, pengajuan hunian tetap tercatat sebanyak 10.273 unit, dengan 648 unit di antaranya sedang dalam tahap konstruksi.

 

Skema bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) juga terus dioptimalkan untuk mendukung masyarakat terdampak selama masa transisi menuju hunian tetap. Hingga pertengahan Januari 2026, pengajuan DTH telah mencapai 15.346 kepala keluarga. Dari jumlah tersebut, 10.717 rekening penerima telah siap, dengan penyaluran yang terus meningkat. Tercatat penambahan 445 penerima dalam periode terakhir, sehingga total penerima DTH yang telah menerima bantuan mencapai 2.542 kepala keluarga.

 

Di sisi logistik dan peralatan, distribusi bantuan terus digencarkan melalui jalur darat dan udara guna menjangkau seluruh wilayah terdampak. Sejak 29 November 2025 hingga 14 Januari 2026, total logistik yang dimobilisasi mencapai 1.742 ton. Sebanyak 99,2 persen dari total tersebut telah tersalurkan kepada masyarakat terdampak melalui koordinasi BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah setempat.

 

Pemulihan kegiatan belajar mengajar di sekolah terdampak bencana juga terus ditingkatkan, Dari 4.549 jumlah sekolah yang terdampak pada tiga provinsi, sebanyak 4.229 dapat kembali melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah asalnya, 166 masih dalam proses pembersihan, 122 melakukan kegiatan belajar mengajar di tenda dan 32 sekolah melaksanakan kegiatan belajar secara bergantian dengan memanfaatkan lokasi yang memadai. Kemendikdasmen memberikan biaya bantuan pembersihan per sekolah 5-50 juta tergantung kondisi sekolah terdampak.

 

Sebagai bagian dari upaya percepatan tanggap darurat, pemulihan, serta mitigasi risiko bencana hidrometeorologi basah dalam jangka pendek, BNPB juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Hingga 14 Januari 2026, OMC di wilayah Aceh telah dilaksanakan sebanyak 449 sorti dengan total bahan semai natrium klorida (NaCl) dan kalsium oksida (CaO) sebesar 431.600 kilogram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *