Arti penting kolaborasi juga disampaikan oleh Rektor ITB, Prof Tatacipta Dirgantara, dan Chairman ICDeC, Prof. Trio Adiono, yang menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan industri dalam menciptakan inovasi teknologi yang berdampak nasional. Lebih jauh, Dirjen Riset dan Pengembangan Kemen Dikti Saintek, Dr. Fauzan Adziman, memaparkan strategi nasional penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Semikonduktor, yang berfokus pada riset berkelanjutan dan penciptaan talenta ahli di bidang desain cip.
ISS 2026 menghadirkan para pemangku kepentingan semikonduktor dari berbagai kalangan, termasuk pemerintah, swasta dan akademisi. Para pembicara pada ISS 2026 juga berasal dari dalam dan luar negeri, antara lain dari Jerman, Belanda, Inggris, Amerika Serikat, Malaysia, Jepang, serta perwakilan dari Asian Development Bank (ADB). Hari pertama ISS 2026 diisi dengan paparan para pembicara, sementara hari kedua diisi dengan workshop pembangunan ekosistem semikonduktor yang difokuskan pada upaya transfer teknologi, pengembangan SDM, dan penguatan rantai pasok industri.
Forum ini menjadi langkah nyata Indonesia dalam mentransformasi diri menjadi pemain kunci di industri semikonduktor dunia.
Zainal













