Kejagung Diminta Selidiki Dugaan Kejanggalan Pengadaan Suku Cadang di Inalum – Laman 2 – Sinarsergai
Nasional

Kejagung Diminta Selidiki Dugaan Kejanggalan Pengadaan Suku Cadang di Inalum

×

Kejagung Diminta Selidiki Dugaan Kejanggalan Pengadaan Suku Cadang di Inalum

Sebarkan artikel ini

“Kartu inspeksi merupakan dokumen resmi penerimaan barang. Jika tertulis bermerek Meidensha, identitas itu seharusnya juga ada tertera Merk Meidensha pada barang,” ujar Halomoan.

Ia menyebut suku cadang yang dijadikan pedoman mutlak untuk barang yang boleh diterima mesti sesuai Gambar yang diakui Inalum sebagai produk Merk.Meidensha namun kenyataannya hanya mencantumkan keterangan “Made in Japan” dan “Genuine Part” tanpa ada tertera Merek Meidensha dinyatakan Satuma OEM Meidensha adalah barang PALSU.

“Kondisi ini dinilai sebagai kejanggalan dalam proses inspeksi dan penerimaan barang dengan Kartu Inspeksi yang dicetak Inalum ada tertera Merek Meidensha yang sangat anehnya karna tidak sesuai dengan barang yang diterima tidak ada tercantum Merk Meidensha, kan ini aneh,” ucap Halomoan.

Halomoan juga mempertanyakan pengelolaan Pabrik Peleburan Inalum sebagai Pabrik Strategis.

Menurut dia, ketidaksesuaian antara dokumen dan fisik barang yang telah terjadi berulang kali bertahun-tahun oleh vendor binaan yang diduga lemahnya pengawasan internal atau penyalahgunaan wewenang terjadi tidak profesionalnya pejabat internal di Inalum yang barang sesuai Gambar telah dikirimkan Surat Pemberitahuan terlampir Surat Satuma OEM Meidensha bahwa barang sesuai pedoman Gambar Inalum adalah barang PALSU yang diterima selama 15 tahun terakhir ini.

Lanjut Halomoan penjelasan Satuma bahwa produksi tersebut telah berjalan selama 50 Tahun sebagai OEM Meidensha dimana Meidensha dalam perjalanannya telah diakuisisi Kito dan satuma, bahkan secara tegas Satuma menyatakan produk yang dikirim dari PT SSE ke Inalum adalah produk asli.

Meski demikian, kecewa pihak kami dari manajemen menurut Halomoan pihak Inalum tetap menolak barang kami, dimana barang tersebut masih berada di Inalum. Alasan yang disampaikan yakni tidak sesuai Gambar yang sudah menjadi pedoman mutlak Inalum sebagai barang Asli. Padahal sudah dijelaskan bahwa produk yang diterima dari vendor sesuai Gambar atau rekanan binaan adalah barang palsu sebagaimana penjelasan terlampir dari Satuma OEM Merdensha yang langsung ditandatangani oleh Komiko Kajikawa selaku Presiden/Direktur Penjualan Internasional pada 1 Maret 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *