Atas dasar itu, BARAHATI mendesak Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak agar segera mengambil langkah tegas. Zulfikar meminta Kapolres secara langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan razia setiap hari di Koin Bar, bukan sekadar tindakan seremonial atau razia sesaat yang dinilai tidak menyentuh akar persoalan.
“Kalau memang tidak ada yang dilindungi, kenapa takut razia setiap hari? Justru dengan razia rutin, semuanya akan terbuka. Mana yang bersih, mana yang busuk,” ujar Zulfikar dengan nada keras pada Selasa (10/2/2026). Ia menegaskan, ketegasan aparat adalah kunci untuk memulihkan kepercayaan publik yang kian tergerus.
Menutup pernyataannya, Zulfikar menegaskan bahwa BARAHATI tidak akan berhenti mengawal persoalan ini. Ia menyebut, bila aparat tetap diam, maka tekanan publik akan semakin besar. “Ini bukan serangan pribadi, ini jeritan rakyat. Jika hukum tidak bergerak, maka kecurigaan publik akan terus tumbuh,” pungkasnya.(tim)













