Mahasiswa UTND Latih Peternak Desa Teluk Buat Bank Pakan Silase dari Tebon Jagung – Sinarsergai
Daerah

Mahasiswa UTND Latih Peternak Desa Teluk Buat Bank Pakan Silase dari Tebon Jagung

×

Mahasiswa UTND Latih Peternak Desa Teluk Buat Bank Pakan Silase dari Tebon Jagung

Sebarkan artikel ini

LANGKAT,Sinarsergai.com – Upaya memperkuat ketahanan peternak menghadapi masa krisis dan bencana terus digalakkan melalui Program Mahasiswa Berdampak Universitas Tjut Nyak Dhien (UTND). Kali ini, program tersebut diwujudkan dalam kegiatan Pelatihan Pembuatan Bank Pakan Silase Menggunakan Tebon Jagung yang digelar di Desa Teluk, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan bertema “Bank Pakan Silase Berbasis Sumber Daya Lokal sebagai Upaya Ketahanan Peternak pada Masa Krisis dan Bencana” ini dihadiri Kepala Desa Teluk Ruswanto beserta perangkat desa, para kepala dusun, serta 25 peternak perwakilan dari 10 dusun. Turut hadir Rektor UTND Dr. apt. Eva Sartika Dasopang, M.Si., bersama mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Peternakan, Agroteknologi, Teknik Informatika, dan Sistem Informasi.

Kepala Desa Teluk, Ruswanto, mengapresiasi kontribusi mahasiswa UTND dalam mendukung ketahanan peternak di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa ketersediaan pakan menjadi tantangan utama saat terjadi banjir maupun kondisi darurat lainnya.

Rektor UTND, Dr. apt. Eva Sartika Dasopang, M.Si., menegaskan Program Mahasiswa Berdampak merupakan komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. “Perguruan tinggi harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui inovasi yang aplikatif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua Program Mahasiswa Berdampak, Drh. Rita Rosmala Dewi, M.Si., Ph.D., menjelaskan pemanfaatan tebon jagung sebagai bahan baku silase dinilai strategis karena mudah diperoleh dan kerap belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui proses fermentasi, bahan tersebut dapat diolah menjadi cadangan pakan berkualitas dengan daya simpan yang lama.

Pelatihan teknis dipandu Ketua Koordinator Pelaksana Mahasiswa Berdampak, Dr. Randi Mulianda, S.Pt., M.Pt. Dalam sesi praktik, para peternak dibimbing mulai dari pencacahan tebon jagung, pencampuran bahan tambahan, teknik fermentasi, hingga manajemen penyimpanan dalam sistem bank pakan silase.

Antusiasme peserta terlihat selama pelatihan berlangsung, mengingat teknologi ini relatif mudah diterapkan serta ekonomis bagi peternak skala desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *