“Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), kami sepenuhnya mendukung atas pernyataan Bapak Presiden yang akan memberi penghargaan khusus tanda penghormatan Bintang Mahaputera kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Dan juga kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja nyata, capaian, dan dedikasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Nasky dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, pada Jumat (13/2/2026).
*Capaian Strategis Polri dalam Mewujudkan Asta Cita Presiden*
Alumnus INDEF School of Political Economy Jakarta itu memaparkan, capaian strategis Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri sangat signifikan. Polri telah berhasil membangun 1.179 SPPG di seluruh Indonesia (per 13 Februari 2026), dengan target akhir mencapai 1.500 unit. SPPG yang dibangun Polri diproyeksikan mampu memberikan manfaat kepada sekitar 2,9 juta orang. Selanjutnya,Dampak ekonomi dalam Pembangunan SPPG ini menyerap hampir 60.000 tenaga kerja.
Selain itu, Nasky menambahkan sepanjang 2025, Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Polri mencatatkan sejumlah capaian strategis. Produksi jagung nasional meningkat sekitar 9 persen, atau setara 1,36 juta ton, sehingga total produksi mencapai 16.501.555,66 ton.
Akselerasi produksi tertinggi terjadi pada kuartal IV 2025, melalui optimalisasi lahan seluas 651.196 hektare yang menghasilkan sekitar 3.479.432 ton jagung.
Selain itu, penyerapan jagung oleh Bulog tercatat mencapai 101.713 ton, atau 63,8 persen dari target, yang berperan penting menjaga stabilitas harga di tingkat petani serta mencegah spekulasi pasar.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi Kapolri beserta seluruh jajaran Polri, mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek, dalam mengoordinasikan pemanfaatan lahan pertanian secara optimal, termasuk melalui Program Pemanfaatan Lahan Produktif,” jelas Nasky.













