Dari Sejarah Seulawah hingga Tiket Mahal, Pesan Tegas Wagub di Peresmian Asrama Haji – Laman 2 – Sinarsergai
AcehDaerah

Dari Sejarah Seulawah hingga Tiket Mahal, Pesan Tegas Wagub di Peresmian Asrama Haji

×

Dari Sejarah Seulawah hingga Tiket Mahal, Pesan Tegas Wagub di Peresmian Asrama Haji

Sebarkan artikel ini

 

Dana itu digunakan untuk membeli pesawat Dakota DC-3 yang menjadi cikal bakal Indonesian Airways, yang kemudian berkembang menjadi Garuda Indonesia. Pesawat tersebut dikenal dengan nama Seulawah RI-001 dan menjadi simbol solidaritas rakyat Aceh bagi kelangsungan Republik.

 

“Ini bukti nyata betapa rakyat Aceh mencintai republik ini,” kata Fadhlullah.

 

Selain menyoroti aspek historis, Wakil Gubernur juga mengangkat persoalan konektivitas udara. Ia menyampaikan keprihatinan atas tingginya harga tiket penerbangan rute Aceh–Jakarta. Menurutnya, kondisi tersebut ironis karena biaya perjalanan melalui Kuala Lumpur justru lebih murah dibandingkan penerbangan langsung.

 

Ia meminta maskapai mempertimbangkan kondisi tersebut dan melakukan penyesuaian harga agar lebih terjangkau. Fadhlullah juga berharap Garuda Indonesia dapat kembali mengoperasikan rute Banda Aceh–Medan untuk memperlancar konektivitas dengan Sumatera Utara, sekaligus menunjang aktivitas ekonomi, pemerintahan, dan sosial kemasyarakatan.

 

Tak hanya itu, ia mendorong dibukanya penerbangan reguler langsung bagi jamaah umrah rute Aceh–Arab Saudi, mengingat jumlah jamaah umrah asal Aceh mencapai lebih dari 30 ribu orang per tahun.

 

“Di bawah kepemimpinan Bapak Dirut Garuda, kami berharap ada penyesuaian agar harga tiket dan berbagai kendala lainnya dapat teratasi,” ujarnya.

 

Fadhlullah juga mengingatkan bahwa Aceh memiliki kekhususan sebagaimana diamanatkan undang-undang. Karena itu, ia berharap setiap kebijakan kementerian di tingkat pusat tetap mengedepankan kekhususan tersebut.

 

Sementara itu, Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen meningkatkan pelayanan di berbagai sektor di Aceh, termasuk pelayanan haji, umrah, serta transportasi udara.

 

“Komitmen Presiden terkait haji dan umrah, khusus untuk Aceh, sangat besar,” ujarnya.

 

Zainal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *