Diduga Mantan Keuchik Tanjong Munye Dua Periode Ini Tidak Transparan Terkait DD, Masyarakat Desak APH Dan Dinas Terkait Segera Lakukan Audit. – Sinarsergai
AcehDaerah

Diduga Mantan Keuchik Tanjong Munye Dua Periode Ini Tidak Transparan Terkait DD, Masyarakat Desak APH Dan Dinas Terkait Segera Lakukan Audit.

×

Diduga Mantan Keuchik Tanjong Munye Dua Periode Ini Tidak Transparan Terkait DD, Masyarakat Desak APH Dan Dinas Terkait Segera Lakukan Audit.

Sebarkan artikel ini

ACEH UTARA, Sinarsergai.com-Dugaan ketidaktransparanan pengelolaan Dana Desa di Gampong Tanjong Meunye, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah warga secara terbuka mendesak Inspektorat Kabupaten Aceh Utara serta aparat penegak hukum (APH) untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan Dana Desa selama dua periode kepemimpinan kepala desa, yakni tahun 2015 hingga 2025.

 

Desakan tersebut disampaikan warga saat ditemui di salah satu warung kopi di desa setempat, Sabtu (14/2/2026). Warga menduga terdapat penggunaan anggaran yang tidak transparan dengan estimasi nilai mencapai dugaan ratusan juta.

 

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, selama dua periode kepemimpinan, masyarakat tidak pernah mendapatkan pemaparan terbuka secara rinci terkait realisasi anggaran Dana Desa.

 

“Kalaupun ada rapat, itu hanya sebatas internal perangkat desa. Kami sebagai masyarakat tidak pernah diberikan laporan rinci. Ini yang membuat kami mempertanyakan transparansi pengelolaan dana desa,” ujarnya.

 

Menurut warga, sesuai dengan regulasi yang berlaku, pemerintah desa wajib menyampaikan laporan penggunaan Dana Desa secara terbuka kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban publik. Keterbukaan informasi dinilai menjadi kunci untuk mencegah dugaan penyimpangan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa.

 

Selain persoalan anggaran, warga juga menyoroti belum tuntasnya proses serah terima aset desa dari kepala desa lama kepada kepala desa yang baru. Hingga saat ini, disebutkan masih terdapat sejumlah aset desa yang belum diserahkan secara resmi, sehingga memunculkan tanda tanya terkait administrasi dan kejelasan pengelolaannya.

 

“Kami sudah meminta kepada Inspektorat, APH, dan pihak terkait agar persoalan ini segera ditindaklanjuti. Kalau memang tidak ada masalah, buktikan dengan audit terbuka. Kami hanya ingin kejelasan dan transparansi,” tegas warga lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *