Pada kesempatan tersebut, Menhub Dudy juga meminta Pemerintah Provinsi Banten mengantisipasi kepadatan yang disebabkan pasar tumpah dan lokasi wisata. Adapun pasar tumpah yang dimaksud adalah pasar tumpah dari arah Jakarta dan melewati Provinsi Banten, seperti Pasar Kranggot, Pasar Kalodran, serta Pasar Sentiong. Sementara itu, Lokasi wisata yang perlu diantisipasi antara lain Pantai Anyer di Serang, daerah Pantai Carita, serta Pantai Tanjung Lesung di Pandeglang.
Tak lupa, Menhub Dudy juga membahas perlintasan sebidang dan titik rawan bencana banjir juga tanah longsor. Untuk menangani hal tersebut, Menhub Dudy mengatakan, Kemenhub melalui UPT yang tersebar di berbagai wilayah khususnya di Provinsi Banten, senantiasa akan berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah Provinsi Banten, serta pihak-pihak terkait.
“Di provinsi Banten terdapat perlintasan sebidang sebanyak 157. Telah dilakukan penambahan 43 penjaga jalan perlintasan untuk peningkatan pengawasan perlintasan di Banten. Adapun wilayah perlintasan padat yaitu jalan arteri dari dan ke kawasan Pelabuhan Merak yang melewati pelintasan sebidang, diharapkan menjadi prioritas pengamanan selama masa mudik,” pungkas Menhub Dudy.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandionon, Kepala Badan Kebijakan Transportasi Hermanta, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi, serta jajaran pimpinan daerah, wali kota, bupati, juga Forkopimda di lingkungan Provinsi Banten.(IND/HH/GT/ETD)
Zainal













