Kepala Desa Teluk menilai program ini menjadi langkah konkret membangun sistem ketahanan peternakan desa yang lebih siap menghadapi risiko bencana seperti banjir maupun kekeringan.
Sementara itu, pihak universitas berharap model Bank Pakan Silase ini dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Sumatera Utara.
Dengan berakhirnya program ini, masyarakat Desa Teluk diharapkan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pakan pabrikan saat krisis. Kini, mereka memiliki cadangan pakan sendiri, ternak yang lebih sehat, serta sistem yang lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.(Akb)













