Tumbuh di Balik Jeruji: Lapas Langsa Sukses Panen Kangkung dan Sawi di Tengah Keterbatasan – Sinarsergai
AcehDaerah

Tumbuh di Balik Jeruji: Lapas Langsa Sukses Panen Kangkung dan Sawi di Tengah Keterbatasan

×

Tumbuh di Balik Jeruji: Lapas Langsa Sukses Panen Kangkung dan Sawi di Tengah Keterbatasan

Sebarkan artikel ini

LANGSA, Sinarsergai.com-Di tengah berbagai keterbatasan sarana dan prasarana, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Langsa terus menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Melalui program pembinaan kemandirian di bidang pertanian, Lapas Kelas IIB Langsa berhasil melaksanakan panen sayuran berupa kangkung dan sawi yang ditanam di lahan terbatas di area dalam lapas. Jumat (27/02).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan untuk membekali WBP dengan keterampilan produktif serta menumbuhkan semangat kerja, tanggung jawab, dan kemandirian. Dengan memanfaatkan lahan yang ada secara optimal, WBP bersama petugas secara rutin melakukan pengolahan tanah, penanaman, perawatan hingga proses panen.

 

Kepala Lapas Kelas IIB Langsa, A. Halim Faisal menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah hambatan untuk tetap berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

 

“Di tengah berbagai keterbatasan, kami terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang produktif dan berdampak nyata. Panen kangkung dan sawi ini adalah hasil kerja keras bersama antara petugas dan warga binaan. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal positif bagi mereka saat kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.

 

Selain sebagai sarana pembinaan, hasil panen sayuran tersebut juga dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan konsumsi internal, sehingga turut membantu efisiensi serta meningkatkan kualitas gizi bagi warga binaan.

 

Program pertanian ini diharapkan dapat terus berkelanjutan dan berkembang, baik dari segi variasi tanaman maupun metode budidaya yang lebih inovatif. Lapas Kelas IIB Langsa berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pembinaan kemandirian sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan berdampak positif bagi masyarakat.

 

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, Lapas Kelas IIB Langsa membuktikan bahwa di balik tembok pembinaan, tumbuh harapan dan kemandirian untuk masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *