“Informasi dilapangan, sepertinya proyek pengadaan buku itu diduga kuat dikendalikan oleh oknum Sekdis. Mulai dari urusan internal hingga external. Perilaku pejabat pemerintah seperti ini dapat mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Langkat.
Jangan dikarenakan oknum Sekdis hilang kepercayaan Masyarakat. Untuk pihak berwenang agar menindaklanjuti hal tersebut agar dunia pendidikan Langkat sejuk sesuai yang diinginkan,”papar DPP LM-PEKA.
“Terungkap sudah, Sekdis Pendidikan Kabupaten Langkat diduga berdiskusi melakukan perintah kepada AG selaku rekanan pengadaan untuk mengintimidasi seluruh kepsek SD di Kabupaten Langkat dengan duduk bersama di salah satu ruangan apakah itu kantor Sekdis atau ruangan lainnya guna berdiskusi pengerjaan pengadaan buku dan pengadaan lainnya melalui rekanan AG. Jika ini benar, maka Sekdis sudah mencoreng dunia Pendidikan. Maka ada dugaan mengangkangi Juklak Juknis yang sudah diatur dari kemendikbud tentang pendidikan,”ujar LM-PEKA.
Tim LM-PEKA menggali Informasi yang berkembang di dunia pendidikan Langkat. AG menerangkan kepada sejumlah narasumber dirinya adalah suruhan Sekertaris Dinas Pendidikan Langkat yakni RHG menyebarkan foto kedekatannya dengan Sekdis Pendidikan Kabupaten Langkat.
“Sudah beberapa kali kita gali informasi dari narasumber dilapangan, sepertinya rekanan AG dan Sekdis Pendidikan RHG adalah saudara, entah itu saudara darimana yang pastinya siapapun dia tidak boleh melakukan intimidasi, pihak pemerintah Kabupaten Langkat harus mengambil sikap, ini sudah terungkap bahwa Sekdis dan AG sudah pernah berjumpa untuk melakukan kordinasi tentang pekerjaan proyek tertentu,”tutup LM-PEKA.
Dengan nada sama, Hendra selaku elemen dari masyarakat Sumut heran kedekatan Sekdis RHG dengan salah satu Jendral Bintang yang diduga selalu disebut-sebut oleh RHG di lapangan juga tersebar luas apakah itu benar apakah tidak RHG dekat dengan Jendral tersebut belum juga memberi keterangan.
“Info yang berkembang, RHG dan AG menjual nama APH jendral Bintang, Bang. Jika benar ini tak elok untuk dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Langkat, seharusnya Sekdis sebagai penyejuk dikalangan Pendidikan jangan melakukan hal yang tidak diinginkan Masyarakat,”papar Hendra Warga Masyarakat Sumut,











