“Melalui kolaborasi ini, kami berharap pembinaan warga binaan semakin optimal, baik dari sisi spiritual, intelektual, maupun kesehatan. Sinergi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan di Lapas,” ujarnya.
Sementara itu, pihak UINSU menyambut baik terjalinnya Nota Kesepahaman ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dukungan dalam bentuk kajian hukum, pembinaan keagamaan, layanan kesehatan masyarakat, hingga program pendidikan lanjutan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi proses reintegrasi sosial warga binaan.
Kegiatan Safari Ramadhan ini berlangsung tertib, khidmat, dan penuh nuansa kebersamaan. Suasana Ramadhan yang sarat makna semakin memperkuat semangat kolaborasi antara Lapas Kelas I Medan dan UINSU. Seluruh rangkaian kegiatan telah didokumentasikan sebagai bahan evaluasi dan pelaporan kepada pimpinan, sekaligus menjadi pijakan awal bagi pelaksanaan program-program pembinaan yang lebih komprehensif di masa mendatang.(rel/tim)











