SAMOSIR,Sinarsergai.com — Hampir dua tahun perjalanan pemerintahan dan representasi politik dari sejumlah tokoh asal Kabupaten Samosir kini mulai mendapat sorotan dari masyarakat. Tiga figur yang berada di tiga tingkat kekuasaan berbeda dinilai memiliki posisi strategis yang seharusnya mampu mendorong percepatan pembangunan daerah.
Ketiga figur tersebut adalah Vandiko Timotius Gultom yang memimpin pemerintahan Kabupaten Samosir, Rapidin Simbolon yang berada di tingkat nasional, serta Sorta Siahaan yang berperan di tingkat provinsi.
Dalam pandangan sejumlah warga, konfigurasi politik seperti ini sebenarnya merupakan peluang besar bagi sebuah daerah. Jarang sebuah kabupaten memiliki representasi kuat secara bersamaan di tiga level kekuasaan: kabupaten, provinsi, dan nasional.
Namun menurut mantan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Oloan Simbolon, kekuatan politik tersebut baru akan berarti apabila mampu bekerja secara terkoordinasi dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
“Secara teori politik, ini adalah konfigurasi yang ideal. Ada kekuatan di kabupaten, provinsi, dan nasional. Tetapi politik tidak diukur dari posisi jabatan. Politik diukur dari dampak yang dirasakan masyarakat,” ujar Oloan Simbolon kepada wartawan di Pangururan, Kamis (5/3/2026).
Menurut Oloan, Kabupaten Samosir yang berada di kawasan strategis Danau Toba memiliki banyak peluang untuk mempercepat pembangunan, terutama karena kawasan tersebut masuk dalam agenda prioritas nasional pengembangan pariwisata.
Dengan posisi strategis tersebut, akses komunikasi ke pemerintah pusat dinilai terbuka, termasuk peluang memperjuangkan program pembangunan dan dukungan anggaran.
Namun ia menilai hingga saat ini publik masih melihat gerak politik yang berjalan sendiri-sendiri di masing-masing jalur kekuasaan.
“Selama hampir dua tahun ini publik melihat ada aktivitas di setiap level. Ada komunikasi ke pusat, ada serap aspirasi dari bawah, ada dinamika kebijakan di tingkat provinsi. Semua terlihat bekerja. Tetapi pertanyaannya, apakah sudah benar-benar terlihat menyatu?” katanya.











