Tiga Jalur Kekuasaan Asal Samosir Disorot, Oloan Simbolon: Harus Bersatu untuk Dampak Nyata bagi Rakyat – Laman 2 – Sinarsergai
Daerah

Tiga Jalur Kekuasaan Asal Samosir Disorot, Oloan Simbolon: Harus Bersatu untuk Dampak Nyata bagi Rakyat

×

Tiga Jalur Kekuasaan Asal Samosir Disorot, Oloan Simbolon: Harus Bersatu untuk Dampak Nyata bagi Rakyat

Sebarkan artikel ini

Menurut Oloan, dalam praktik politik pemerintahan, koordinasi antar level kekuasaan menjadi faktor penting agar kebijakan yang diperjuangkan benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Jika kepala daerah melakukan komunikasi dan lobi ke pemerintah pusat, maka representasi daerah di tingkat nasional seharusnya dapat mengawal dari dalam proses kebijakan. Sementara di tingkat provinsi, akses penganggaran melalui APBD juga dapat diselaraskan dengan kebutuhan daerah.

“Ini bukan soal siapa yang paling menonjol. Ini soal bagaimana kekuatan yang ada bisa disatukan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat pada akhirnya tidak menilai dari intensitas aktivitas politik, tetapi dari hasil nyata yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Mulai dari kondisi infrastruktur, peluang ekonomi masyarakat, hingga dampak sektor pariwisata terhadap pendapatan warga lokal.

“Rakyat tidak hidup dari narasi politik. Mereka hidup dari hasil. Jika jalan lebih baik, jika wisata benar-benar menggerakkan ekonomi lokal, jika UMKM berkembang, maka masyarakat akan merasakan langsung,” kata Oloan.

Sebaliknya, apabila aktivitas politik lebih banyak terlihat dalam bentuk seremoni tanpa perubahan nyata, menurutnya publik akan membentuk penilaian sendiri.

Karena itu ia menilai sudah saatnya para pemegang mandat politik asal Samosir menunjukkan kedewasaan politik dengan membangun sinergi yang lebih kuat.

“Samosir tidak membutuhkan tiga pusat kekuatan yang berjalan sendiri-sendiri. Yang dibutuhkan adalah satu arah gerak yang terintegrasi untuk mempercepat pembangunan,” ujarnya.

Menurut Oloan, apabila tiga jalur kekuasaan tersebut mampu bersatu dalam agenda pembangunan yang jelas dan terukur, maka dampaknya dapat menjadi fondasi transformasi bagi daerah.

Namun jika tidak, ia mengingatkan momentum politik yang sebenarnya berpotensi besar itu bisa saja berlalu tanpa hasil yang signifikan.

“Pada akhirnya sejarah tidak mencatat siapa yang paling sering tampil. Sejarah mencatat siapa yang benar-benar membawa perubahan bagi rakyatnya,” katanya. (rot/rit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*Perkuat Sinergi Pengamanan Idul Fitri dan Pencegahan Narkoba, Rutan Kelas I Tangerang Lakukan Sambang ke Polresta Tangerang* Tangerang – Dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang melaksanakan giat sambang ke Polresta Tangerang, Rabu (04/03). Kegiatan tersebut dipimping oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Tangerang, Christian Natanael Tarigan. Giat sambang ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang kerap meningkat pada momentum Lebaran, seiring dengan tingginya aktivitas kunjungan serta mobilitas masyarakat. Melalui koordinasi ini, kedua instansi berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi demi memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh jajaran Polresta Tangerang, di antaranya Kepala Satuan Narkoba Kompol Dimas Arki Jati Pratama, Kepala Satuan Intelkam Kompol Johan Armando Utan, serta Kepala Satuan Reskrim Kompol Septa Badoyo. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor. Dalam kesempatan tersebut, Christian Natanael Tarigan menyampaikan rencana koordinasi terkait perbantuan personel pengamanan pada saat perayaan Idul Fitri, khususnya dalam mendukung pengamanan layanan kunjungan serta kegiatan pembinaan di dalam rutan. “Melalui koordinasi ini, kami berharap dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin dapat semakin solid, sehingga pelaksanaan pengamanan di Rutan Kelas I Tangerang saat Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Tarigan. Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari tindak lanjut Instruksi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten yang menekankan pentingnya koordinasi dengan TNI dan POLRI dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba. “Sinergi dengan aparat penegak hukum, baik TNI maupun POLRI, merupakan langkah konkret dalam memperkuat deteksi dini, pencegahan, dan pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan rutan. Ini adalah komitmen kami untuk menjaga integritas serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba,” tegas Irhamuddin. Ia menambahkan bahwa momentum Idul Fitri menjadi saat yang tepat untuk mempererat koordinasi lintas instansi, sekaligus memastikan seluruh jajaran tetap menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. Dengan terlaksananya giat sambang ini, Rutan Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya dalam membangun kerja sama yang solid bersama aparat penegak hukum, guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada momentum Hari Raya Idul Fitri. Zainal
Daerah

  Ia menambahkan bahwa momentum Idul Fitri menjadi…