Sebagai langkah tanggap darurat, personil BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Kediri segera melakukan assessment di lapangan serta berkoordinasi dengan perangkat desa setempat. Penanganan saat ini masih berlangsung untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan dan kondisi rumah yang rusak segera diperbaiki.
Kejadian ini terjadi di tengah penetapan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Provinsi Jawa Timur yang telah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/845/013/2025. Status siaga ini mencakup risiko banjir, tanah longsor, puting beliung, dan rob selama 155 hari, mulai 27 November 2025 hingga 1 Mei 2026, sehingga koordinasi antarlembaga tetap dioptimalkan untuk mengantisipasi bencana susulan.
Kondisi terkini, penanganan kejadian ini masih berjalan di bawah pengawasan personil BPBD Kabupaten Kediri, dengan prioritas pemulihan rumah terdampak dan mitigasi risiko bagi warga setempat.
Masih di Provinsi Jawa Timur, angin kencang juga melanda melanda Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Senin, (9/3), sekitar pukul 17.30 WIB, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan ringan pada beberapa rumah, dengan 6 kepala keluarga terdampak. Rinciannya, terdapat 4 unit rumah mengalami kerusakan ringan (RR) dan 2 unit rumah mengalami kerusakan sedang (RS).
Dalam menanggapi kejadian tersebut, BPBD Provinsi Jawa Timur segera melakukan asesmen dan koordinasi dengan perangkat desa setempat. Sementara itu, BPBD Kabupaten Mojokerto fokus pada penanganan pohon tumbang dan pembersihan material rumah serta pohon yang berserakan di lokasi kejadian. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan keselamatan warga dan mempercepat pemulihan kondisi lingkungan terdampak.
Kejadian ini berada dalam konteks status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Provinsi Jawa Timur yang telah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/845/013/2025. Status siaga ini mencakup potensi bencana banjir, tanah longsor, puting beliung, dan rob selama 155 hari, mulai 27 November 2025 hingga 1 Mei 2026.











