Tidak sedikit warga yang mulai mempertanyakan apakah Wakil Bupati sengaja tidak dilibatkan atau bahkan dikesampingkan oleh pihak tertentu dalam lingkaran pemerintahan daerah.
Isu mengenai dikesampingkan Wakil Bupati didalam Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur mulai mencuat di ruang publik. Apalagi dalam sejumlah kegiatan pemerintahan sebelumnya, Wakil Bupati diduga kerap tidak dilibatkan.
Akibatnya berbagai spekulasi pun berkembang. Di tengah berbagai tanda tanya itu, masyarakat berharap dinamika yang muncul tidak sampai mengganggu jalannya pemerintahan.
“Harapan kami Bupati dan Wakil Bupati tetap kompak membangun Aceh Timur. Apalagi daerah ini masih dalam masa pemulihan pasca banjir,” Tutur Faisal seorang warga.
Media ini juga telah berupaya menghubungi Wakil Bupati Aceh Timur untuk mengonfirmasi kabar tersebut. Namun hingga berita ini dipublikasikan, yang bersangkutan belum dapat dihubungi karena telepon selulernya tidak aktif.
Publik kini menunggu penjelasan yang lebih terang. Sebab dalam pemerintahan daerah, kehadiran atau ketidakhadiran seorang wakil kepala daerah dalam agenda resmi tentu bukan sekadar soal hadir di meja makan saat buka puasa bersama.
Tim













