Pembangunan fisik dan layanan publik juga menjadi sorotan utama. Pemkab Sergai sukses merehabilitasi 263 ruang kelas, membangun jalan kabupaten sepanjang 15,8 kilometer, hingga mengembangkan fasilitas publik seperti alun-alun dan gedung pemerintahan. Di sektor kesehatan, penguatan dilakukan melalui pembangunan laboratorium kesehatan masyarakat serta pengadaan 155 unit alat kesehatan di RSUD Sultan Sulaiman.
Sebagai lumbung pangan, Sergai mempertahankan posisi pertama dalam luas panen dan produksi padi di Sumatera Utara selama dua tahun berturut-turut (2024-2025). Prestasi ini berjalan selaras dengan capaian pelayanan publik yang meraih Kategori A (Pelayanan Prima) dengan nilai 4,58, sekaligus menjadi yang terbaik di Provinsi Sumatera Utara. Penilaian kepatuhan dari Ombudsman RI pun menempatkan Sergai di zona hijau dengan nilai tertinggi di tingkat provinsi, yakni 97,08.(rel/tim)













