Maruarar optimistis penanganan persoalan tersebut dapat diselesaikan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.
“Saya kira dalam tiga tahun bisa tuntas. Mengurus rakyat harus sepenuh hati. Bukan hanya membangun rumah, tetapi juga memikirkan bagaimana ekonomi masyarakat bisa bergerak,” ujarnya.
Serap Tenaga Kerja
Program penataan kawasan permukiman kumuh tersebut meliputi pembangunan jalan lingkungan, drainase, septic tank, tembok penahan tanah, pemasangan paving block, penyediaan tempat sampah, penataan lingkungan permukiman, hingga pemasangan lampu jalan.
Pekerjaan fisik program tersebut direncanakan mulai pada Mei 2026.
Maruarar menegaskan agar seluruh program dilaksanakan secara tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
“Kawasan yang ditata harus benar-benar yang kumuh. Harus dicek dengan baik agar tidak salah sasaran. Masyarakat juga perlu menjaga kebersihan lingkungan, termasuk tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa program perumahan diyakini dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat karena melibatkan berbagai sektor pekerjaan.
“Program ini juga akan menggerakkan ekonomi masyarakat. Mulai dari panglong, tukang, hingga buruh akan merasakan dampaknya,” kata Maruarar.
Diperkirakan, pelaksanaan program tersebut dapat menyerap sekitar 200 tenaga kerja lokal.
Apresiasi Pemkab Samosir
Dalam kunjungan tersebut, Maruarar juga menyampaikan apresiasi terhadap respons pemerintah daerah dalam mendukung program perumahan.
Sementara itu, Bupati Vandiko T. Gultom menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di Samosir.
“Kehadiran Bapak Menteri PKP membawa dampak nyata bagi masyarakat Samosir, khususnya dalam pemenuhan rumah layak huni dan penataan kawasan permukiman,” ujar Vandiko.
Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Kami siap mendukung penuh program ini dengan memastikan data penerima akurat, pelaksanaan tepat waktu, dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat. Kami juga berharap program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat sektor pariwisata Samosir,” katanya.













