Sergai,Sinarsergai.com – Waduh gawat, kalau seperti ini. “Sungguh tak disangka hasil pekerjaan yang menghabiskan uang negara sebesar Rp.1.079.525.600,- bersumber dari APBD Sergai tahun 2025, yang digunakan untuk pelaksanaan Proyek Rehabilitasi sedang dari Dinas Pendidikan Sergai, sungguh memperihatinkan.”
Pemandangan tersebut terlihat dengan jelas dari hasil pantauan di lapangan,Kamis (26/3/2026). Ini merupakan salah satu bukti lemahnya pengawasan dari pihak yang berkompeten dan kuat dugaan telah terjadi penyelewengan dalam penggunaan anggaran dan bahan material.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV. Rezeki Semesta Abadi beralamat di Jalan Sakura LK XI No.261, Medan Helvetia, Sumatera Utara, dan diperkirakan baru setahun selesai dikerjakan. Namun hasilnya retak sana sini.
Wakil Ketua Umum Aliansi Peduli Bersama Masyarakat Indonesia (ALISSS) OK Naok sapaan yang akrab saat diminta tanggapan mengatakan, hasil pekerjaan tersebut perlu diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi Sumatear Utara, Poldasu dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan panggil juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pengguna Anggaran (PA) dan pihak kontraktor sebagai pelaksana.
Konon lagi, retak- retak itu tidak hanya pada dinding ruang kelas luar, tapi tampak juga pada tiang bangunan. Ini perlu dilakukan pemeriksaan secara serius oleh Aparat Penegak Hukum hingga tuntas. Bisa saja kita duga ada penyimpangan dalam penggunaan uang Negara dan bahan material.
Apalagi cat putih yang dipergunakan sebahagian sudah mulai pudar. Perlu sekali dicek, sebab cat yang digunakan itu kita duga tidak mempegunakan cat merek Jotun sebagaimana sebagaimana ditentukan dalam spesifikasi proyek. Proyek ini harus diperiksakan diusut hingga tuntas agar negara jangan dirugikan.Tegasnya. (tim)













