Kata Pepatah Gemoy Emang Gua Pikirin Yang Penting Kerja Nyatanya Dan Tanggung Jawab. – Sinarsergai
AcehDaerah

Kata Pepatah Gemoy Emang Gua Pikirin Yang Penting Kerja Nyatanya Dan Tanggung Jawab.

×

Kata Pepatah Gemoy Emang Gua Pikirin Yang Penting Kerja Nyatanya Dan Tanggung Jawab.

Sebarkan artikel ini

Aceh Timur -karyani atau yang akrab disapa geuchik gani ,kepala desa Gampong Teupieng Jareng, kecamatan Idi Rayeuk kabupaten Aceh Timur mulai melakukan pekerjaan yang sempat tertunda akibat bencana alam banjir bandang yang melanda wilayah kabupaten Aceh Timur beberapa bulan yang lalu.(28/03/2026).

pasca bencana banjir yang terjadi di kabupaten Aceh Timur kurang lebih hampir 4 bulan mengakibatkan beberapa pekerjaan di desa Teupieng Jareng mengalami kendala.

Sempat Terjadi Kisrus beberapa masyarakat desa dengan kepala desa (geuchik) Teupieng Jareng, kecamatan Idi Rayeuk kabupaten Aceh Timur terkait dengan dana fisik yaitu untuk alokasi pembuatan pagar kuburan serta jalan rambat beton dengan anggaran kurang lebih Rp 300 juta dalam kegiatan bangunan fisik tersebut.

Kepada media ini Kepala Desa Teupin Jareng, Karyani atau Geuchik Gani mengatakan penggunaan Dana Desa Rp300 juta untuk pembangunan pagar kuburan serta jalan rambat beton.

“Alhamdulillah seperti yang saya sampaikan beberapa hari yang lalu saya bertanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut dan usai lebaran idul Fitri akan melanjutkan pekerjaan fisik tersebut.

“Hari ini Jum’at (27/3/2026) lebaran ke tujuh kita telah melakukan pengukuran untuk pembangunan pagar kuburan dan material juga ada dilokasi serta untuk besi sudah di ikat.ujar karyani

Karyani juga mengatakan Meski demikian, ia menegaskan tetap memiliki komitmen untuk menyelesaikan pembangunan yang telah direncanakan.

Mohon doanya agar pekerjaan ini dapat kita selesaikan tanpa ada kendala.

Dalam kesempatan tersebut, Karyani mengaku tidak keberatan dengan adanya laporan dari masyarakat terkait penggunaan Dana Desa. Ia justru menilai pengawasan masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap jalannya pemerintahan desa.

“Saya tidak marah jika ada warga yang melaporkan atau mempertanyakan penggunaan anggaran tersebut. Justru itu menjadi bahan introspeksi bagi saya,” ujarnya.

Geuchik Gani juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang dinilai telah turut mengawasi penggunaan Dana Desa, karena hal tersebut menunjukkan adanya perhatian terhadap pembangunan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *