Pengembangan Bale Wisata tidak hanya memperkaya fitur, tetapi juga mendukung sektor pariwisata nasional, salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi. Momentum ini didorong kampanye pemerintah seperti #DiIndonesiaAja dan #WonderfulIndonesia.
“Melalui Bale Wisata, kami ingin menjadi bagian dari pergerakan ekonomi domestik dengan mendorong masyarakat berwisata di Indonesia,” tambah Thomas.
Memasuki 2026, BTN menargetkan pengguna Bale menembus 6 juta dengan lebih dari 68 fitur baru dan peningkatan layanan. Bank juga memperkuat program akuisisi dan engagement melalui kerja sama dengan merchant, lifestyle, hingga event nasional seperti Indonesia Coffee Expo 2026 melalui inisiatif Bale Ngopi.
Strategi ini diharapkan menjadikan Bale by BTN bukan hanya platform transaksi, tetapi juga motor pertumbuhan dana murah, penguatan hubungan nasabah, serta pintu masuk BTN dalam ekosistem digital dan gaya hidup masyarakat Indonesia.(relis)













