Baca juga : Perkuat Pengawasan Internal, Kanwil Ditjenpas Aceh Resmi Kukuhkan Satops Patnal
“Pembersihan material longsor di titik-titik rawan telah dilakukan. Nanti akan dilakukan asesmen juga, setelah kondisi tanah dinyatakan aman, kita akan melakukan pelebaran tebing, pembangunan tembok penahan tanah ke depannya,” sambung Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah perbukitan dan daerah rawan longsor, serta segera melaporkan potensi bencana di lingkungan masing-masing guna mencegah dampak yang lebih besar.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan bahwa tim gabungan terus bekerja di lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
“Kami bersama tim gabungan dari Pemda, TNI, Polri, Basarnas, dan BPBD terus melakukan penanganan di lapangan. Saat ini lokasi longsor masih kami isolasi karena kondisi tanah masih bergerak, sehingga kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Berikut nama korban meninggal Gobal Sembiring(Lk/39), Riski Sembiring (Lk/14), Boy Simorangkir (Lk/51), Rosmawati br Ginting(Pr/49) dan Jamilah br Ginting (Pr/48). Sementara korban luka yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Pancur Batu atas nama Sehat br Tarigan (Pr/65).
(R-15)













