Ia juga mengimbau masyarakat yang belum terdata, termasuk pemilik Kartu Keluarga (KK) gantung, agar segera melapor kepada kepala desa masing-masing untuk mendapatkan hak sebagai korban banjir.
“Kami berharap pemerintah benar-benar adil dalam penyaluran bantuan agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat,” tambahnya.
Di sisi lain, Plt Kepala BPBD Aceh Timur, Syahrizal, menegaskan bahwa pihaknya bersama BNPB, Dinas Sosial, BPS, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus melakukan rekapitulasi data susulan.
“Kami berharap penyaluran tahap pertama dapat berjalan lancar. Jika terjadi keributan, maka akan berdampak pada terhambatnya penyaluran tahap berikutnya,” jelas Safrizal.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya maksimal dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat korban banjir.
“Sekali lagi kami mengimbau kepada seluruh masyarakat korban banjir di Aceh Timur untuk bersabar. Bantuan Jadup dan stimulan akan diberikan secara merata seperti pada tahap pertama,” pungkasnya.
Zainal













