MEDAN, Sinarsergai.com – Gubernur Sumatera Utara 2018-2023, Edy Rahmayadi yang kembali maju dalam Pilgubsu sangat miris melihat kondisi Kampung Batang Kilat, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan. Selain akses jalan yang rumit kondisi kawasan sangat rentan terendam air.
Bahkan Edy Calon Gubernur Sumatera Utara dengan No.2 bersama Sekretaris Pemenangan Edy-Hasan Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan ini langsung menuju bantaran sungai yang rentan jebol dan merendam ratusan pemukiman warga.
Lho kenapa ini tidak ada perhatian khusus seharusnya ini dibenahi karena menyangkut keselamatan warga, kemana Kepling, lurah dan camat kenapa hal seperti ini abai.

“Ke depan kepada Wong yang telah diamanah menjadi Ketua DPRD Medan serta Ridha-Rani Paslon No2 Walikota dan Wakil Walikota Medan juga mendapatkan amanah dan begitu dirinya mendapat amanah langsung melakukan perbaikan dan pembenahan total kawasan ini,” ucap Edy yang langsung sigap dijawab siap oleh Wong Chun Sen Tarigan.
Nanti saya ingatkan itu, kepada Ridha tak perlu buat janji mau berkantor di Medan Utara, tapi aksi nyata itu penting. Nah itu tadi yang saya kata sinerjis antara Walikota dengan Ketua DPRD Medan.
“Kalau cerita pembangunan sarana dan prasarana tak terfokus pada inti Kota semata tapi perhatian juga kawasan pinggiran. kalau nama Kota itu warga tidak kebanjiran dan akses jalan mudah dilalui dan bukan sempit,” ucapnya.
Setelah meninjau bantaran sungai, Edy bersama Wong Chun Sen yang juga Ketua Wong Berani Kota Medan tidak langsung pulang mereka menyapa warga.
Masalah surat kepemilikan rumah ini harus dapat dibenahi karena kalau mau bedah juga terkendala dengan status kepemilikan.
Selain kondisi perkampungan terlihat juga sistem drainase yang tak berfungsi dan dipenuhi tanah sehingga kalau hujan, ya pastilah banjir.
Bahkan warga bermohon kepada Edy, agar kampung mereka dibenahi termasuk penerangan jalan.













